AS Veto Resolusi Gencatan Senjata di Gaza
JAKARTA, Investortrust.id - Amerika Serikat memveto resolusi yang didukung Arab, yang menuntut gencatan senjata segera dalam perang Israel-Hamas pada Selasa (20/2/2024)
Keputusan tersebut disampaikan kepada anggota Dewan Keamanan PBB untuk menghentikan pertempuran di Gaza, sementara Israel terus membombardir wilayah tersebut sehingga makin meningkatkan kekhawatiran terjadinya krisis kemanusiaan.
Negara-negara besar yang berupaya mencari jalan keluar kembali dengan tangan hampa, begitupun upaya para mediator untuk mencapai gencatan senjata, termasuk proposal gencatan senjata yang diajukan ke PBB.
Washington memveto proposal pertamayang dirancang oleh Aljazair. Isinya menuntut gencatan senjata kemanusiaan segera dan pembebasan “tanpa syarat” pada semua sandera yang diculik dalam serangan 7 Oktober 2023 lalu.
Baca Juga
Ada Risiko Genosida, PBB Usulkan Embargo Senjata untuk Israel
Duta Besar Washington untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield, menyebut pemungutan suara tersebut “hanya angan-angan dan tidak bertanggung jawab”, dan mengatakan bahwa hal itu akan membahayakan negosiasi sensitif yang sedang berlangsung.
Sementara itu Presiden AS Joe Biden terus menghadapi tekanan yang semakin besar untuk mengurangi dukungan bagi Israel. Di sisi lain, Washington telah mengajukan rancangan resolusi alternatif mengenai Gaza.
Rancangan resolusi yang disiapkan oleh AS tersebut salah satunya berisi menekankan “dukungan terhadap gencatan senjata sementara di Gaza sesegera mungkin” dan mengungkapkan keprihatinan terhadap Rafah, demikian dilaporkan AFP.
Menurut sumber diplomatik, rancangan tersebut kecil kemungkinan bisa diadopsi karena berisiko akan diveto oleh Rusia.

