Eskalasi Konflik Israel-Hamas Picu Harga Minyak Melonjak hingga 5%
BEIJING, investortrust.id - Harga minyak mentah melonjak hingga 5% pada perdagangan awal di pasar Asia Senin (09/10/2023), dipicu eskalasi konflik Israel-Hamas yang mengguncang Timur Tengah. Hampir 600 warga sipil tewas dan 1.500 lainnya terluka di pihak Israel, karena serangan Hamas yang menggunakan roket tanpa pemandu maupun penembakan warga sipil oleh militan Hamas yang menyerbu permukiman warga Israel.
Sementara itu, Reuters mencatat, minyak mentah Brent melambung US$ 4,18 per barel atau 4,94%, menembus US$ 88,76 per barel. Sedangkan minyak acuan Amerika Serikat West Texas Intermediate (WTI) menyentuh US$ 87,02 per barel, melonjak US$ 4,23 per barel atau 5,11%.
Baca Juga
Hamas vs Israel. Korban Sipil Berjatuhan Di Kedua Belah Pihak
Minta Pertemuan Darurat
Kementerian Luar Negeri Palestina, pada Sabtu lalu, meminta pertemuan darurat tingkat menteri Liga Arab untuk membahas eskalasi konfliknya dengan Israel. Sebagaimana dilansir Antara, permintaan itu diajukan dengan alasan "agresi Israel terhadap warga Palestina meningkat".
Kelompok Hamas dilaporkan meluncurkan serangan mengejutkan pada Sabtu lalu terhadap Israel, dengan meluncurkan roket maupun menyusupkan puluhan petempur ke kota-kota Israel di dekat Jalur Gaza. Israel kemudian melakukan serangan balasan melalui udara ke Jalur Gaza, yang menewaskan lebih dari 250 warga Palestina dan melukai 1.778 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.
Baca Juga

