Lebih Tinggi dari Perkiraan, Ekonomi Negeri Tumasik Singapura Bertumbuh 0,7%
JAKARTA, Investortrust.id - Ekonomi Singapura bertumbuh 0,7% year on year pada kuartal III-2023, lebih tinggi ketimbang pertumbuhan 0,5% pada kuartal sebelumnya, demikian proyeksi yang dilansir Kementerian Perdagangan dan Industri (MTI) pada Jumat (13/10/2023).
Dalam basis kuartalan yang disesuaikan secara berkala, ekonomi tumbuh sebesar 1% , lebih cepat daripada pertumbuhan sebesar 0,1%pada kuartal sebelumnya.
Perkiraan awal PDB untuk kuartal ketiga dihitung sebagian besar dari data pada bulan Juli dan Agustus, dua bulan pertama dari kuartal ketiga.
Baca Juga
Angka-angka tersebut dimaksudkan sebagai indikasi awal pertumbuhan PDB dalam kuartal tersebut dan dapat direvisi ketika data yang lebih komprehensif telah tersedia, demikian MTI dalam pernyataannya.
Sektor manufaktur Singapura tercatat mengalami kontraksi 5% yoy pada periode kuartal III-2023, dibandingkan dengan kontraksi sebesar 7,7% pada kuartal sebelumnya. "Melemahnya kinerja sektor ini disebabkan oleh penurunan produksi di seluruh kelompok manufaktur, kecuali kelompok rekayasa transportasi," kata MTI dikutip channelnewsasia.com.
Dalam basis perbandingan kuartalan yang disesuaikan secara berkala, sektor ini tumbuh sebesar 0,2%, berubah dari posisi kontraksi sebesar 1,5% pada kuartal kedua.
Sementara itu, sektor konstruksi tumbuh sebesar 6% yoy di periode yang sama, melanjutkan pertumbuhan sebesar 7,7% pada kuartal kedua tahun ini. Menurut MTI, pertumbuhan ini didukung oleh ekspansi produksi konstruksi baik di sektor publik maupun swasta.
Baca Juga
Dalam basis perbandingan kuartalan, sektor konstruksi mencatat pertumbuhan sebesar 0,6%, bertumbuh lebih lambat dari pertumbuhan sebesar 2,7% pada kuartal kedua.
Di antara sektor jasa, sektor perdagangan grosir dan eceran serta sektor transportasi dan penyimpanan secara kolektif tumbuh sebesar 0,6% yoy, lebih lambat daripada pertumbuhan sebesar 2,2% pada kuartal sebelumnya.
"Pertumbuhan dalam sektor perdagangan grosir didorong terutama oleh segmen bahan bakar dan kimia, sementara pertumbuhan dalam sektor transportasi dan penyimpanan didukung oleh segmen transportasi udara," kata MTI.
Dalam basis perbandingan kuartal-ke-kuartal yang disesuaikan secara musiman, sektor-sektor secara keseluruhan menyusut sebesar 0,1 persen pada kuartal ketiga, mengubah arah dari ekspansi sebesar 3 persen pada kuartal sebelumnya.
Baca Juga
Kelompok sektor yang mencakup informasi dan komunikasi, keuangan dan asuransi, serta sektor jasa profesional tumbuh sebesar 1,5% yoy pada kuartal ketiga, mengikuti pertumbuhan sebesar 1,2% pada kuartal sebelumnya.
Dalam kelompok ini, semua sektor, kecuali sektor keuangan dan asuransi, mengalami pertumbuhan selama kuartal ketiga.
Sektor keuangan dan asuransi menyusut sebagian besar akibat kinerja lemah dalam segmen perbankan dan asuransi, kata MTI.

