Pasar Asia Terkoreksi, Indeks Hang Seng Anjlok 2%
JAKARTA, Investortrust.id - Hong Kong memimpin penurunan di pasar Asia-Pasifik pada hari Selasa (16/01/2024).
Baca Juga
Saham-saham Jepang menghentikan rekor kenaikannya yang telah membuat indeks acuan mencapai level tertinggi dalam beberapa dekade.
Mengutip CNBC, Indeks Hang Seng Hong Kong merosot 2,01%, sedangkan indeks CSI 300 Tiongkok daratan turun 0,48%.
Nikkei 225 turun 0,51% setelah indeks harga barang korporasi Jepang bulan Desember datar dari tahun ke tahun, dibandingkan dengan penurunan 0,30% yang diperkirakan oleh para ekonom dalam jajak pendapat Reuters.
CGPI naik 0,30% bulan ke bulan, dibandingkan dengan perkiraan yang tetap datar.
Topix berbasis luas turun 0,6%.
Nikkei telah mencapai tonggak penting yaitu 34.000, 35.000 dan 36.000 – level yang belum pernah dilihat indeks ini sejak tahun 1990.
Di Australia, S&P/ASX 200 menandai penurunan hari ketiga berturut-turut karena saham komoditas menyeret indeks, turun 1,09%.
Kospi Korea Selatan turun 0,96%, sedangkan saham berkapitalisasi kecil Kosdaq turun 0,36%.
Pasar AS tutup pada hari Senin karena hari libur Martin Luther King, namun kontrak berjangka menunjukkan bahwa tiga indeks utama kemungkinan besar akan turun ketika pasar melanjutkan perdagangan.
Kontrak berjangka yang terkait dengan Dow Jones Industrial Average turun 0,13%, sementara kontrak berjangka S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing turun 0,15%.
Investor menantikan data penjualan ritel AS bulan Desember yang akan dirilis pada hari Rabu, yang dapat memicu ketakutan resesi dan kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi jika belanja konsumen menunjukkan tanda-tanda melambat.
Ekonom yang disurvei oleh FactSet memperkirakan kenaikan sebesar 0,2% pada bulan ini, sedikit di bawah kenaikan 0,3% pada bulan November.
Baca Juga

