Hang Seng Berbalik Arah ketika Mayoritas Pasar Asia Melemah, Nikkei Anjlok Hampir 2%
JAKARTA, investortrust.id - Pasar Asia Pasifik sebagian besar melemah pada hari Senin (17/06/2024). Investor mengkaji data ekonomi utama dari Tiongkok.
Baca Juga
Pasar Asia Pasifik Mayoritas Menguat Setelah Pernyataan The Fed
Negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia ini merilis angka penjualan ritel, output industri, dan tingkat pengangguran perkotaan pada bulan Mei.
Penjualan ritel Tiongkok mengalahkan ekspektasi pada bulan Mei, naik 3,7% dibandingkan tahun lalu, mengalahkan ekspektasi kenaikan 3% dari jajak pendapat para ekonom Reuters.
Namun, metrik ekonomi lainnya, seperti output industri dan investasi aset tetap, meleset dari perkiraan Reuters. Output industri tumbuh sebesar 5,6% tahun-ke-tahun, dibandingkan dengan perkiraan kenaikan sebesar 6%, sementara investasi aset tetap naik 4% dibandingkan bulan Mei lalu, sedikit di bawah perkiraan jajak pendapat Reuters sebesar 4,2%.
Tingkat pengangguran perkotaan tetap stabil di angka 5% di bulan Mei, tidak berubah dari bulan April, dan 0,2 poin persentase lebih rendah dibandingkan bulan Mei tahun lalu.
Secara terpisah, Bank Rakyat Tiongkok mempertahankan suku bunga fasilitas pinjaman jangka menengah satu tahun sebesar 2,5% untuk pinjaman senilai 182 miliar yuan ($25,09 miliar), seperti yang diperkirakan.
Bank sentral juga menyuntikkan 4 miliar yuan melalui operasi pembelian kembali tujuh hari dan mempertahankan suku bunga tujuh hari stabil di 1,8%.
Mengutip CNBC, indeks Hang Seng Hong Kong membalikkan penurunan dan naik tipis setelah MLF dan pengumuman data, sedangkan CSI 300 di Tiongkok daratan ditutup 0,15% lebih rendah pada 3,536.2.
Nikkei 225 Jepang anjlok 1,83%, terseret oleh saham energi dan real estat. Indeks ditutup pada 38,102.44, level terendah di bulan Juni, sementara Topix juga mengalami penurunan serupa sebesar 1,7% dan berakhir pada 2,700.01.
Kospi Korea Selatan turun 0,52% menjadi 2,744.1, dan Kospi berkapitalisasi kecil juga turun 0,37%, membalikkan kenaikan sebelumnya dan berakhir pada 858,96.
S&P/ASX 200 Australia tergelincir 0,31% dan ditutup pada 7.700,3, menjelang keputusan suku bunga Reserve Bank of Australia pada hari Selasa.
Baca Juga
Pasar Asia Bervariasi, Investor Menanti Keputusan The Fed dan BOJ

