Indeks Hang Seng Hong Kong Anjlok Lebih dari 2%, Investor Masih Cerna Ancaman Tarif Trump
JAKARTA, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik bervariasi pada Selasa (25/03/2025) saat investor menilai ancaman tarif dari Presiden AS Donald Trump.
Baca Juga
Indeks Hang Seng Hong Kong turun 2,17%, sementara indeks Hang Seng Tech anjlok 3,53%.
Sementara itu, indeks CSI 300 China daratan memangkas kerugian menjadi 0,19%.
Indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,37% dalam perdagangan yang bergejolak, sedangkan indeks Kosdaq yang berisi saham kapitalisasi kecil turun 0,62%.
Di Australia, indeks S&P/ASX 200 naik 0,14%.
Indeks acuan Jepang, Nikkei 225, naik 0,46%, sementara indeks Topix yang lebih luas diperdagangkan mendatar.
Indeks acuan India, Nifty 50, memulai hari dengan naik 0,42%, sementara indeks BSE Sensex yang lebih luas menguat 0,35%.
Futures AS turun tipis setelah tiga indeks utama Wall Street mencatat kenaikan sebelumnya.
Dow Jones Industrial Average melonjak 597,97 poin, atau 1,42%, menjadi 42.583,32. S&P 500 naik 1,76% dan ditutup di 5.767,57, sementara Nasdaq Composite yang berfokus pada teknologi naik 2,27% menjadi 18.188,59.
Baca Juga
Wall Street Melejit di Tengah Optimisme Pelonggaran Tarif Trump, Dow Loncat Hampir 600 Poin
Saham Tesla, yang telah turun selama sembilan minggu berturut-turut, naik hampir 12%, menambah kenaikan mereka pada hari Jumat. Meta Platforms dan Nvidia juga naik lebih dari 3%.

