Bursa Hong Kong Rebound, Indeks Hang Seng Melesat 3%
JAKARTA, Investortrust.id - Saham-saham Hong Kong rebound pada hari Selasa setelah mengalami penurunan selama dua hari berturut-turut.
Baca Juga
Indeks Nikkei 225 Jepang naik karena Bank of Japan mempertahankan kebijakan moneternya tidak berubah dalam pertemuan kebijakan moneter pertama tahun ini.
Mengutip CNBC, indeks Hang Seng Hong Kong melonjak sebanyak 3%, sebelum kenaikannya terpangkas menjadi sekitar 2,5%, dengan saham-saham teknologi memimpin kenaikan tersebut. Hal ini terjadi setelah Bloomberg melaporkan bahwa otoritas Tiongkok sedang mempertimbangkan paket tindakan senilai 2 triliun yuan ($278,53 miliar) untuk menstabilkan pasar sahamnya.
CSI 300 Tiongkok Daratan diperdagangkan 0,2% lebih rendah.
Saham video game di Hong Kong naik setelah otoritas game Tiongkok menghapus rancangan peraturan dari situsnya. Langkah-
langkah yang diusulkan bulan lalu akan membatasi pengeluaran dan imbalan untuk bermain video game. Namun, situs web regulator tidak tersedia pada hari Selasa.
Nikkei 225 naik 0,31% mencapai puncak baru dalam 33 tahun. Topix bertambah 0,18%. Nikkei akan mencapai titik tertinggi sepanjang masa jika menembus level 38,915.871 pada 29 Desember 1989.
Di Australia, S&P/ASX 200 berada pada jalur kenaikan hari ketiga berturut-turut, naik 0,53%.
Kospi Korea Selatan bertambah 0,24%, sedangkan indeks saham kecil Kosdaq turun 0,6%.
Di AS, Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 mencetak rekor tertinggi baru sepanjang masa, dengan Dow naik 0,36% dan berakhir di atas 38.000 untuk pertama kalinya, sementara S&P bertambah 0,22% hingga mencapai rekor tertinggi.
Nasdaq Composite yang sarat teknologi menguat 0,32%. Pergerakan indeks tersebut mengisyaratkan bahwa Wall Street memang berada dalam kondisi bullish yang dimulai pada Oktober 2022 setelah saham-saham anjlok pada awal tahun itu.
Baca Juga

