Bitcoin Bangkit, Harganya Melejit Tembus US$ 35 Ribu per Keping
JAKARTA, Investortrust.id - Harga Bitcoin naik 6% pada hari Selasa (24/10/2023) menjadi US$35.198 per keping, sebuah level tertinggi dalam hampir satu setengah tahun, menyusul spekulasi platform perdagangan atau bursa Bitcoin akan segera diluncurkan.
Peningkatan ini terjadi setelah lonjakan harga sebesar 10% pada hari Senin (23/10/2023), saat Bitcoin mencatat hari terbaiknya dalam hampir satu tahun, dan optimisme ini ikut menular ke pasar kripto lebih luas dan saham-saham terkait.
Persetujuan oleh U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) atau Otoritas Sekuritas dan Bursa AS atas ETF Bitcoin diperkirakan makin meningkatkan permintaan pada koin berbasis blockchain tersebut.
Baca Juga
‘’Rich Dad Poor Dad” Prediksi Harga Bitcoin Bisa Tembus US$ 135 Ribu
Ada pandangan bahwa ETF Bitcoin berbasis spot akan memungkinkan investor yang sebelumnya enggan masuk ke instrumen kripto, bisa mengakses aset tersebut melalui pasar saham, sehingga membuka gelombang modal baru ke sektor mata uang kripto.
"Nilai dari ... setiap aset, pada dasarnya, adalah jumlah orang yang menggunakannya," kata Steen Jakobsen, CIO di Saxo. "Jadi ETF akan menciptakan audiens yang besar dan meningkatkan likuiditas," ujarnya seperti dilansir Reuters.
Bitcoinsejatinya merupakan aset yang sangat fluktuatif dan harganya telah melonjak dua kali lipat di tahun ini. Terakhir naik 3,2% menjadi US$34.129. Mata uang kripto terbesar kedua, Ether juga naik ke level tertinggi sejak Agustus.
Baca Juga
Saham perusahaan-perusahaan yang terkait kripto di bursa utama Amerika Serikat, seperti Coinbase Global, dan pemilik Bitcoin, MicroStrategy, nilainya pun ikut naik dalam perdagangan di sesi pasca perdagangan.
Perusahaan investasi raksasa BlackRock juga ikut menikmati cipratan sentimen positif. BlackRock adalah salah satu dari beberapa perusahaan keuangan besar Amerika Serikat yang bakal melansir ETF Bitcoin.
Spekulasi tentang kemungkinan persetujuan mereka diperkuat oleh pencantuman iShares ETF BlackRock di situs web perusahaan kliring DTCC, kendati belum jelas kapan atau mengapa iShares ETF ditambahkan ke daftar DTCC. Pihak DTCC dan BlackRock pun belum memberikan tanggapan.

