Wall Street Melesat Ditopang Saham Teknologi, Dow Melonjak Lebih dari 350 Poin
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id - Bursa saham Amerika Serikat menguat pada perdagangan Rabu waktu AS atau Kamis (22/10/2026) WIB, memperpanjang reli indeks S&P 500 menjadi tiga hari berturut-turut. Saham-saham teknologi kembali menjadi incaran investor setelah kinerja keuangan SpaceX yang kuat dan munculnya wacana penggabungan perusahaan tersebut dengan Tesla milik Elon Musk.
Indeks Nasdaq Composite naik 1,05% menjadi 26.702,86. Indeks S&P 500 menguat 0,58% ke level 7.757,17, sedangkan Dow Jones Industrial Average bertambah 360,21 poin atau 0,69% menjadi 52.856,09.
Baca Juga
Saham Teknologi dan AI Kembali Diburu, Wall Street Bangkit, Indeks Nasdaq Melaju Lebih dari 1%
Sentimen positif terutama datang dari SpaceX, yang melaporkan pertumbuhan pendapatan sebesar 161% pada kuartal III-2026. Saham perusahaan antariksa tersebut melonjak sekitar 7% dalam perdagangan yang menjadi perhatian pelaku pasar.
Musk juga mengatakan SpaceX dan Tesla telah membentuk komite khusus untuk membahas kemungkinan merger. Saham Tesla naik lebih dari 3% menjelang pengumuman laporan keuangan kuartal ketiga setelah penutupan perdagangan.
Kinerja SpaceX turut menghidupkan kembali minat investor terhadap saham-saham yang terkait dengan kecerdasan buatan. Pendapatan bisnis AI perusahaan tersebut meningkat sembilan kali lipat, memperkuat keyakinan bahwa permintaan terhadap infrastruktur komputasi masih memiliki ruang untuk tumbuh.
Sejumlah saham produsen semikonduktor mencatat kenaikan signifikan. Advanced Micro Devices (AMD) menguat lebih dari 3%, sementara Nvidia naik lebih dari 2%. Micron Technology dan Marvell Technology masing-masing bertambah hampir 2%.
Dana yang diperdagangkan di bursa VanEck Semiconductor ETF (SMH), yang memberikan eksposur terhadap saham-saham semikonduktor, juga naik hampir 2%.
Potensi dan Risiko Investasi AI
“Perkembangan SpaceX menunjukkan bahwa peluang pertumbuhan di sektor AI masih terbuka lebar,” kata Joe Zidle, kepala strategi pasar Cresset, dikutip CNBC. Namun, ia mengingatkan bahwa risiko antusiasme berlebihan dan investasi yang terlalu besar belum hilang.
Dalam beberapa waktu terakhir, kekhawatiran mengenai keberlanjutan investasi AI menekan sentimen pasar. Investor semakin mencermati penggunaan utang untuk membiayai pembangunan pusat data dan infrastruktur komputasi, serta mempertanyakan apakah permintaan yang ada akan cukup untuk menghasilkan keuntungan sebanding dengan besarnya belanja modal.
Meski demikian, Zidle memperkirakan musim laporan keuangan kali ini dapat menunjukkan bahwa sejumlah perusahaan terkait AI masih menikmati permintaan yang kuat. Menurutnya, kinerja SpaceX mungkin bukan pengecualian, melainkan gambaran yang berpotensi muncul pada perusahaan lain dalam sektor tersebut.
Investor juga menantikan laporan keuangan Meta Platforms yang dijadwalkan dirilis setelah penutupan perdagangan Rabu. Perusahaan itu sebelumnya memperkenalkan model AI terbaru bernama Muse Wonder, yang hanya tersedia bagi pengguna berbayar.
Selain Meta, pasar turut menunggu hasil keuangan IBM dan Southwest Airlines untuk memperoleh gambaran lebih luas mengenai kondisi sektor teknologi dan bisnis lainnya.
Baca Juga
Namun, penguatan pasar tidak terjadi merata. Saham Netflix menjadi salah satu penekan utama setelah anjlok lebih dari 5%. Investor bereaksi negatif terhadap proyeksi pendapatan setahun penuh perusahaan streaming tersebut yang berada di bawah ekspektasi analis.
Netflix juga memangkas proyeksi pendapatan iklan untuk tahun berjalan, sehingga menambah tekanan terhadap sahamnya.
Pergerakan pasar pada Rabu memperlihatkan bahwa optimisme terhadap kecerdasan buatan masih mampu mendorong indeks saham utama, khususnya ketika perusahaan besar menunjukkan pertumbuhan pendapatan dan laba yang kuat.
Meski demikian, keberlanjutan reli akan bergantung pada kemampuan perusahaan teknologi membuktikan bahwa investasi besar dalam AI dapat menghasilkan arus pendapatan yang memadai. Laporan keuangan berikutnya akan menjadi ujian penting bagi valuasi saham teknologi yang telah mendapat dukungan kuat dari ekspektasi pertumbuhan.
