Gempa Berkekuatan Masif Guncang Kolombia, Setidaknya 111 Tewas
Poin Penting
|
BOGOTA, Investortrust.id -- Sebuah gempa bumi berkekuatan besar mengguncang wilayah Kolombia Barat pada Senin, 10 Agustus. Bencana alam mematikan ini merobohkan berbagai bangunan, merusak rumah sakit serta infrastruktur penting, hingga menjebak banyak warga di bawah reruntuhan. Pihak berwenang setempat menyatakan bahwa peristiwa ini merupakan gempa bumi terkuat yang pernah melanda negara tersebut pada abad ini.
Bencana besar ini terjadi hanya berselang beberapa hari setelah Abelardo De La Espriella resmi dilantik sebagai Presiden Kolombia. Situasi darurat tersebut langsung menempatkan pemerintahan baru ini ke dalam krisis besar pertamanya. Terlebih lagi, masyarakat masih memiliki ingatan yang segar tentang peristiwa dua gempa bumi dahsyat yang baru saja melanda negara tetangga mereka, Venezuela, pada bulan Juni lalu.
Merespons tragedi tersebut, Presiden De La Espriella langsung menyampaikan pidato nasional pada pukul 13.00 waktu setempat. Dalam pidatonya, ia mengumumkan status keadaan darurat nasional dan menyampaikan bahwa jumlah korban tewas telah mencapai 111 orang. Pemerintah berkomitmen penuh untuk mengerahkan segala cara demi menangani dampak bencana global di wilayah tersebut.
Baca Juga
Gempa Dahsyat di Kolombia Bikin Laga Copa Libertadores dan Copa Sudamericana Ditunda
"Pemerintah nasional telah mengerahkan seluruh kemampuannya untuk melindungi nyawa, membantu komunitas yang terdampak, dan menyalurkan bantuan ke mana pun dibutuhkan," ujar Presiden De La Espriella dalam pidato nasionalnya, seperti dikutip CNANews.com. Beliau juga menegaskan langkah awal yang harus segera dieksekusi oleh seluruh tim penyelamat di lapangan dengan menyatakan, "Prioritas pertama adalah menyelamatkan orang-orang yang terjebak di bawah reruntuhan."
Setelah menyampaikan pidato resmi, Presiden De La Espriella langsung meninjau kondisi lapangan secara instan. Kota pertama yang dikunjungi adalah Quibdo, yang merupakan ibu kota dari Provinsi Choco di wilayah pesisir. Di lokasi tersebut, ia berjanji akan memberikan subsidi sewa bagi para warga yang telah kehilangan tempat tinggal mereka. Setelah merampungkan kunjungannya di Quibdo, Presiden beserta rombongan langsung melanjutkan perjalanan menuju Cali, kota terbesar di wilayah Kolombia Barat, untuk memimpin koordinasi penanganan dampak gempa lebih lanjut.

