Rusia Tindak Tegas 9 Bursa Kripto yang Terlibat Pencucian Uang
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Rusia menindak tegas sembilan layanan pertukaran kripto yang tidak terdaftar di Moskow. Penindakan dilakukan karena layanan tersebut diduga terlibat dalam pencucian uang hasil penipuan yang dikaitkan dengan jaringan pusat panggilan penipuan berbasis di Ukraina.
Melansir CoinTelegraph, Minggu (9/8/2026), Federal Security Service (FSB) Rusia menyatakan telah menahan lebih dari 20 pekerja dalam operasi yang menyasar jaringan pertukaran kripto di Moscow International Business Center atau Moscow City.
Baca Juga
Dalam pernyataannya, FSB menyebut sembilan layanan pertukaran kripto tersebut diduga digunakan untuk mengalihkan dana ilegal ke luar negeri melalui aset kripto.
Para operator bursa diduga mengubah uang hasil penipuan terhadap warga Rusia menjadi aset kripto. Dana tersebut kemudian ditransfer ke rekening yang disebut terkait dengan pihak yang berada di Ukraina.
Operasi tersebut dilakukan bersama Kementerian Dalam Negeri Rusia. Penyelidikan mengungkap adanya kurir yang berusia 18 hingga 25 tahun yang bertugas mengambil uang tunai dari korban penipuan melalui telepon dan menyerahkannya kepada layanan pertukaran kripto untuk dikonversi menjadi aset digital.
FSB juga menyebut jaringan itu merekrut anak muda dari berbagai wilayah di Rusia untuk bekerja di layanan pertukaran tersebut. Sebagian pekerja disebut memiliki pengetahuan dan literasi keuangan yang terbatas.
Baca Juga
Quantum Computing Dinilai Jadi Isu Strategis bagi Masa Depan Industri Kripto
Kasus ini kemudian ditindaklanjuti oleh Kementerian Dalam Negeri Rusia melalui penyelidikan pidana atas dugaan penipuan dalam skala besar. Berdasarkan hukum Rusia, tindak pidana tersebut dapat dikenai hukuman penjara hingga 10 tahun.
Penyelidikan masih berlangsung. Otoritas tengah mengidentifikasi para korban serta menghitung potensi kerugian dan kompensasi yang dapat diberikan kepada mereka.

