Indonesia Jajaki Perjanjian Dagang dengan Sponsor Arsenal
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah Indonesia tengah menjajaki perjanjian dagang dengan dua negara di kawasan Afrika Timur, Rwanda dan Mauritius. Langkah untuk membuka akses pasar ini diinisiasi oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).
Indonesia memilih Rwanda karena, negara yang pernah menjadi sponsor klub Liga Inggris Arsenal, itu menjadi pintu masuk ke pasar Afrika Timur. Rwanda diibaratkan sebagai Singapura di kawasan Asia Tenggara karena menjadi hub atau penghubung.
“Kemlu bekerja sama dengan kementerian/lembaga (K/L) lain juga membuka akses pasar,” kata Direktur Jenderal Hubungan Ekonomi dan Kerja sama Pembangunan (HEKSP) Kemlu Daniel Tumpal Simanjuntak, saat taklimat media di Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Daniel mengatakan diplomasi ekonomi menjadi bagian tak terpisahkan dari misi diplomatik. Ini sesuai dari visi Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiyono yang menyebut bahwa kebijakan luar negeri dimulai dari dalam negeri.
Baca Juga
“Sehingga diplomasi ekonomi juga bertujuan untuk memperkuat berbagai kepentingan nasional dan prioritas pemerintah,” kata dia.
Daniel mengatakan dipilihnya dua negara tersebut bukan tanpa alasan. Dua negara tersebut merupakan pasar non-tradisional Indonesia.
Selain pasar Afrika, pemerintah Indonesia juga tengah mengupayakan pasar untuk Amerika Latin.
“Kemlu dan kementerian lain mengidentifikasi hal-hal yang bisa kita dorong,” kata dia.
