Dorong Investasi Emas, Transaksi Emas BSI Melesat 191% per Juni 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI (BRIS) mencatat lonjakan signifikan dalam transaksi emas, dengan pertumbuhan sebesar 191% secara year to date (ytd) hingga Juni 2025.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengungkapkan, pihaknya menghadirkan berbagai pilihan layanan emas syariah, mulai dari cicil emas, gadai emas, hingga pembelian emas digital melalui platform BYOND by BSI.
“Di tengah kondisi yang menantang, emas menjadi salah satu instrumen investasi keuangan safe haven bagi masyarakat. BSI mendorong investasi emas bukan sekadar menabung logam mulia, melainkan bagian dari strategi pengelolaan keuangan sesuai syariah yang lebih luas,” ujarnya, dalam keterangan pers, Jumat (2/8/2025).
Baca Juga
Secara Historis Emas Punya Kinerja Lampaui Aset Investasi Lain, Masih Enggan Punya Emas?
Anton menyatakan, dengan pemberlakuan Peraturan Menteri Keuangan No. 51 dan No.52 Tahun 2025, yang mengatur PPh Pasal 22, turut mendukung penguatan ekosistem bisnis emas syariah. Dalam aturan tersebut, transaksi nasabah untuk pembelian emas di BSI dibebaskan dari pajak alias 0%, sehingga memberikan nilai tambah bagi nasabah dan memperkuat daya tarik investasi emas melalui institusi syariah.
Baca Juga
Menurutnya, hingga akhir Juni 2025, pertumbuhan bisnis emas BSI menunjukkan hasil yang menggembirakan. Saldo BSI Emas dalam gramase tumbuh 110% dibandingkan awal tahun, dengan volume mencapai 1 ton. Sementara itu, jumlah transaksi pembelian emas melalui platform digital BYOND meningkat pesat 191%.
“Kami optimistis tren bisnis bullion akan semakin meningkat tahun ini dengan proyeksi pertumbuhan yang positif di akhir tahun,” kata Anton.

