Tekan Kredit Macet Capai 12,58%, Investree Terapkan Langkah Ini
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan, Investree, menyiapkan sejumlah scenario untuk menekan kredit macet ke depan. Saat ini, kredit macet perseroan tergolong tinggi mencapai 12,58%.
Seperti diketahui, dalam website resmi Investree, tingkat keberhasilan bayar atau TKB90 perusahaan fintech p2p lending ini baru mencapai 87,42%. Artinya, tingkat kredit macetnya atau TWP90 berada di angka 12,8%.
Baca Juga
Efek Buruk Covid Belum Hilang, Kredit Macet Investree Masih 12,58%
“Guna menekan tingkat kredit macet dan mempertahankan kualitas kelas aset, Investree terus memperkuat dukungan terhadap pertumbuhan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui inovasi, kolaborasi, dan pembangunan ekosistem,” tulis Manajemen Investree dalam keterangan resmi, Senin (8/1/2024).
Saat ini, manajemen Investree mengungkapkan, perseroan telah melakukan sejumlah kerja sama dengan berbagai pihak, yaitu e-procurement, payment gateway, tech logistic, agrotech, dan koperasi. Selain itu juga akan memperluas jangkauan pembiayaan dengan memanfaatkan data dan digitalisasi.
“Investree melakukan pengetatan kebijakan dalam hal pemilihan sektor dan berfokus menyalurkan pembiayaan kepada sektor-sektor yang produktif dan positif seperti alat-alat kesehatan, IT, dan kreatif seperti agency atau rumah produksi,” jelasnya.
Baca Juga
OJK Terima 6.477 Layanan Pengaduan di Kuartal III-2023, Paling Banyak Sektor Perbankan dan Fintech
Upaya lain Investree untuk menekan kredit macet ialah dengan mengoptimalkan kolaborasi dengan ekosistem pengadaan elektronik yakni Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), dan lainnya, serta dengan pemerintah daerah (Pemda) seperti Pemda Provinsi Jawa Barat (Jabar).
“Agar lebih mudah menjangkau para pelaku UMKM yang terlibat dalam proyek pengadaan pemerintah,” tulisnya. (CR-13)

