Buka KLN Baru di AS dan Australia, BNI Sebut Tantangannya
JAKARTA, Investortrust.id - PT Bank Negara Indonesia (BNI) tahun ini berencana membuka dua kantor luar negeri (KLN) baru di Amerika Serikat (AS) dan Australia. Direktur Wholesales & International Banking BNI, Silvano Rumantir menyebut, ada sejumlah tantangan yang dihadapi terkait rencana tersebut.
“Dalam melakukan ekspansi ke suatu negara baru pastinya ada beberapa hal yang kita perlu pahami regulasi yang berlaku di negara tersebut,” ujarnya, dalam konferensi pers, belum lama ini.
Yang tak kalah penting, lanjut Silvano, BNI perlumelakukan pemetaan lanskap persaingan maupun potensi bisnis yang akan digarap, termasuk memahami market kawasan yang akan dituju.
Baca Juga
BNI Buka Dua Luar Negeri Baru di AS dan Australia, Ini Alasannya
“Kita juga tentunya perlu memahami market di dalam memetakan persaingan maupun potensi bisnis yang akan digarap,” katanya.
Untuk menjawab tantangan-tangan tersebut, Silvano mengungkapkan, pihaknya akan terus melakukan penguatan pada divisi international banking serta divisi-divisi yang terkait lainnya. “Sehingga, optimalisasi bisnis di kantor luar negeri yang sudah ada, dan juga ekspansi pengembangan kantor luar negeri yang baru, secara prudent dan berkelanjutan dapat tercapai,” terangnya.
Pembukaan KLN baru di AS dan Australia yang akan dilakukan BNI, telah melewati sejumlah pertimbangan, seperti mapping perusahaan Indonesia yang melakukan bisnis di negara bersangkutan, mapping perusahaan negara tersebut yang melakukan bisnis di Indonesia, detail tentang diaspora Indonesia di negara tersebut, dan lainnya.

