Asuransi Sinar Mas Bidik Premi Lini Kesehatan Rp 900 Miliar di Tahun 2024
JAKARTA, investortrust.id - PT Asuransi Sinar Mas menargetkan pendapatan premi dari lini asuransi kesehatan akan meningkat mencapai Rp 900 miliar di 2024.
Direktur PT Asuransi Sinar Mas Dumasi, MM Samosir mengatakan, target tadi sejalan dengan kinerja positif lini asuransi kesehatan di tahun lalu.
“Tahun lalu Rp 650 miliar GWP (gross written premium). Jadi kita mau mudah-mudahan (tahun ini) bisa mendekatilah Rp 800 – Rp 900 miliar dapat lah ya,” ujarnya, kepada Investortrust.id, belum lama ini.
Dumasi mengatakan, pihaknya mencatat profitabilitas yang membaik. Bahkan sudah naik ratusan persen sejak tahun 2020, karena pada saat itu klaim kesehatan Asuransi Sinar mas drop karena pandemi. Kemudian tahun 2021 hingga 2023 klaimnya meningkat, tapi masih tetap profit.
Baca Juga
Asuransi Sinar Mas Siap Rilis 10 Produk Unit Link di Tahun Ini
Menurutnya, peningkatan klaim secara langsung maupun tidak disebabkan oleh inflasi medis yang terus meningkat. Bahkan dampaknya bukan hanya bagi pihak Sinar Mas, tetapi juga bagi perusahaan asuransi lainnya yang memasarkan asuransi kesehatan.
“Case-nya sebenarnya hampir sama, tapi memang biayanya meningkat tajam per case karena banyaknya sekarang rumah sakit yang naikin harga luar biasa. Jadi makanya kita inflasi kesehatan belasan persen,” katanya.
Baca Juga
Sinarmas Sekuritas Proyeksikan Yield SBN 10 Tahun Capai 6,7%
Dikatakan Dumasi, ada sejumlah upaya yang dilakukan untuk menyikapi kenaikan inflasi medis, salah satunya dengan meluncurkan aplikasi Satu Sehat. Sehingga semua rumah sakit bisa di kontrol. Kemudian, aturan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mendorong kolaborasi dengan sejumlah rumah sakit yang langsung di bawah Kemenkes.
“Memang banyak kendala di asuransi kesehatan ini. Makanya kami di Formaksi (Forum Asuransi Kesehatan Indonesia) itulah yang kita bahas. Kalau dipikir, ngapain sih kita ngomong tiap minggu, tapi itulah yang kita bahas bagaimana kita membuat industri asuransi kesehatan ini sehat,” terangnya.

