Pasca Spin Off, Manulife Syariah Indonesia Perkuat Inovasi dan Distribusi Produk Asuransi
JAKARTA, investortrust.id - Usai merampungkan proses pemisahan unit usaha syariah (UUS) atau spin off, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Syariah (Manulife Syariah Indonesia) berupaya memperkuat posisinya di pasar asuransi syariah dengan menghadirkan produk-produk inovatif dan memperluas jaringan distribusi.
Presiden Direktur Manulife Syariah Indonesia Fauzi Arfan mengungkapkan, inovasi produk menjadi salah satu strategi utama untuk menjawab kebutuhan perlindungan di masyarakat.
“Kita akan come up dengan produk, karena produk yang inovatif pada akhirnya akan menyasar kepada target market yang tepat,” ujarnya, di Jakarta, Selasa (10/12/2024).
Baca Juga
Sah! Manulife Syariah Indonesia Resmi Beroperasi Jadi Entitas Mandiri Pasca Spin Off
Selain menghadirkan inovasi produk, lanjut Fauzi, jalur distribusi pemasaran menjadi kunci lain keberhasilan dalam menjangkau masyarakat. Kanal keagenan saat ini menjadi jalur distribusi Manulife Syariah Indonesia, dengan lebih dari 9.000 agen yang telah memiliki lisensi syariah.
“Kanal yang lainnya yaitu bancassurance, kita punya kerja sama dengan Danamon Syariah, kita juga sudah punya kerja sama dengan Adira. Tentunya kanal ini yang akan menjadi tambahan endorsement untuk pencapaian kita,” katanya.
Baca Juga
OJK Beri Izin Usaha Bidang Asuransi Jiwa kepada PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Syariah
Di lain sisi, Manulife Syariah Indonesia juga berupaya untuk aktif dalam membangun komunikasi dengan berbagai komunitas. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya proteksi, khususnya asuransi syariah.
“Kita yakin makin banyak orang yang bisa menerima messages lewat jalur distribusi yang banyak tempat, makin banyak orang yang menikmati manfaat dari adanya asuransi Manulife Syariah,” ucap Fauzi.

