Modal Sumitomo Life Tetap Solid Meski Rasio Solvabilitas Menurun
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan asuransi yang berpusat di Jepang yaitu Sumitomo Life Insurance Company (Sumitomo Life) menunjukkan kapitalisasi dan kinerja keuangan yang solid, serta eksposur perusahaan terhadap aset berisiko tinggi seperti ekuitas domestik, merujuk laporan Fitch Ratings.
Melansir InsuranceAsia, Senin (14/10/2024), marjin laba inti Sumitomo Life meningkat 12% pada Maret 2024, naik dari 11% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh pengurangan pembayaran klaim terkait rawat inap usai pelonggaran pembatasan Covid-19 pada Mei 2023 lalu.
Namun, spread investasi positif telah berhenti yang sebagian besarnya disebabkan oleh tingginya biaya lindung nilai dari mata uang. Bisnis internasional Sumitomo Life berkembang pesat daripada operasional domestiknya. Premi asuransi internasional tumbuh 23% di tahun ini, sementara premi domestik tetap stabil.
Baca Juga
Usai mengakuisisi Singapore Life Holdings, kontribusi dari unit internasional, terutama operasi di Amerika Serikat (AS), menyumbang lebih dari 30% premi tahunan grup.
Kecukupan modal Sumitomo Life juga tetap kuat, meski terjadi penurunan moderat dalam margin solvabilitas wajib konsolidasi menjadi 640% pada Maret 2024, dari 679% di periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini sebagian besar disebabkan karena aksi akuisisi internasionalnya.
Paparan Sumitomo Life terhadap aset berisiko tinggi juga diperkirakan akan tetap di atas pedoman Fitch untuk peningkatannya saat ini. Perusahaan terus meningkatkan eksposur risiko kredit dalam penopang modalnya untuk meningkatkan hasil investasi.
Baca Juga
Penuhi Free Float Saham, Sumitomo Mitsui Lepas 2,45% Saham BTPN
Fitch menilai profil perusahaan Sumitomo Life menguntungkan, dengan menyebut posisi pasarnya yang kuat di sektor asuransi jiwa Jepang, portofolio bisnis yang terdiversifikasi, dan profil risiko bisnis yang moderat.
Selain itu, Fitch juga memperkirakan perusahaan asuransi jiwa ini akan mempertahankan kecukupan modal yang kuat sambil secara bertahap meningkatkan hasil investasinya dan mengelola eksposur risiko.

