Ekspansif, BRI Targetkan Kembali Gaet 4 Pedagang Kripto Masuk Ekosistemnya
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menyadari adanya potensi teknologi blockchain untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan layanan pelanggan, terutama dalam layanan transaksi pembelian aset kripto. Salah satu bank terbesar di Indonesia ini menargetkan untuk menggaet lagi 2 sampai 4 pedagang kripto untuk berkolaborasi masuk ke ekosistem bank BUMN tersebut.
AVP Partnership Divisi Funding & Retail Payment Sales Management PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI M Rendi Riyawan mengatakan, saat ini, pihaknya telah bekerja sama dengan beberapa pedagang kripto seperti Mobee, Pintu, Indodax. “Kami di unit kerja sebisa mungkin dalam setiap tahunnya itu ada penambahan kerja sama dengan pedagang kripto. Tahun ini, kami menargetkan sekitar 2 sampai dengan 4 pedagang kripto lainnya bisa kolaborasi untuk masuk ke ekosistem menggunakan BRI,” ujar Rendi kepada investortrust.id, Sabtu (29/6/2024).
Baca Juga
Percepat Sinergi Pertumbuhan Esports dan Aset Kripto, Mobee Tunjuk RRQ Sebagai Official Partner
BRI telah tercatat sebagai bank penerima dana margin yang sudah mendapatkan lisensi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Sehingga, pedagang kripto dapat memilih menggunakan rekening operasional di BRI. Kemudian, BRI menyediakan fitur layanan top up untuk wallet pada pedagang kripto, sehingga memudahkan bagi para end user ataupun investor.
"Dari pedagang kripto sendiri bisa melakukan top up menggunakan salah satunya virtual account," tutur Rendi.
Baca Juga
Gandeng Bappebti dan CFX, PINTU Bahas Regulasi, Ekosistem, dan Web3 di Institut Pariwisata Trisakti
Ke depan, BRI akan terus melakukan pendekatan kepada pedagang kripto lain yang belum bekerja sama dengan BRI, untuk masuk ke dalam ekosistem bank tersebut. Rendi mengatakan, BRI telah memiliki API Open Account yang dapat ditempelkan di platform mana pun.
Dalam perealisasian kerja sama bersama platform pedagang kripto lainnya, BRI sedang menunggu perizinan dari regulator yaitu Otoritas Jasa Keuangan. “Kerja sama pembukaan rekening di platformnya Mobee, atau juga kami membuatkan sebuah submenu top up wallet kripto, untuk memudahkan para investor top up di aplikasi BRImo, sehingga tidak perlu lagi harus masuk ke menu Briva tersendiri. Itu sedang kami mintakan izin ke compliance-nya BRI,” ujarnya.

