Klaim Kesehatan Naik, OJK: Perlu Perbaikan Ekosistem, Tak Hanya Sekadar Naikan Premi
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut rasio klaim asuransi lebih dari 100% di tahun lalu. Artinya, klaim yang dibayar jauh lebih tinggi dibanding premi yang didapat. Oleh karena itu, untuk mengurai persoalan ini tidak bisa hanya sekadar menaikkan premi saja, perlu adanya perbaikan ekosistem di asuransi kesehatan.
“Kita sekarang ini melihat (asuransi) kesehatan itu isunya memang pada ekosistem. Tidak bisa asuransi itu hanya menaikkan premi,” ujar Deputi Komisioner Bidang Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Iwan Pasila, menjawab pertanyaan Investortrust.id, usai peresmian penggunaan perdana sistem S-Multivest oleh IFG Life, di Jakarta, Selasa (21/5/2024).
Untuk menggenjot pembenahan ekosistem asuransi, lanjut Iwan, pihaknya mensosialisasikan hidup sehat bagi masyarakat. Salah satunya, mendorong perusahaan asuransi melakukan hal tersebut melalui sosialisasi di mobile apps masing-masing.
Baca Juga
OJK Dorong Asuransi dan Dana Pensiun Jadi Sumber Pendanaan di Pasar Modal
Kemudian, persoalan yang dihadapi saat ini ialah perusahaan asuransi hanya mengantarkan hingga ke depan pintu rumah sakit (RS). Artinya, tidak ada yang tahu kondisi atau yang terjadi di belakang itu seperti apa, misalkan dalam hal pelayanan, pengobatan dan lainnya.
“Jadi sekarang kita mendorong perusahaan asuransi itu punya host to host sistem dengan RS,” kata Iwan.
Sehingga jika seorang pasien masuk RS, pada saat proses klaim asuransi akan terlihat secara detail dalam sistem, layanan apa saja yang diberikan, penunjang, diagnosa dan lain sebagainya.
Baca Juga
“Salah satunya juga untuk meminimalisir overtreatment. Jadi overtreatment ini tidak bisa hanya sekadar omongan, tapi harus ada buktinya,” ucap Iwan.
Yang terakhir, dikatakan Iwan, OJK meminta industri asuransi untuk memiliki tim untuk mengolah data secara detail dari proses klaim tersebut dan juga untuk berkomunikasi dengan pihak RS.
“Kita mau mendorong itu supaya ada, jadi kemarin saya sudah mengerahkan teman-teman asosiasi untuk mulai bikin sama-sama,” ujarnya.

