OJK Terima 9.101 Pengaduan Hingga April, Sektor Ini Paling Banyak Dikeluhkan Masyarakat
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerima 9.101 pengaduan terkait sektor keuangan terhitung sejak 1 Januari hingga 30 April 2024.
Hal itu diungkapkan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan & Kebijakan OJK Hasil RDK Bulanan (RDKB) April 2024 yang digelar secara virtual via Zoom, Senin (13/5/2024).
"OJK telah menerima 127.220 permintaan layanan melalui Aplikasi Portal Pelindungan Konsumen (APPK), termasuk 9.101 pengaduan," ujar wanita yang akrab disapa Kiki tersebut.
Lebih lanjut, Kiki menyebut, dari pengaduan tersebut, sebanyak 3.262 berasal dari sektor perbankan, 3.347 berasal dari industri financial technology, 1.952 berasal dari industri perusahaan pembiayaan, dan 423 berasal dari industri perusahaan asuransi.
"Serta sisanya merupakan layanan sektor pasar modal dan industri keuangan non-bank (IKNB) lainnya," kata Kiki.
Baca Juga
Bos OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Nasional Tetap Terjaga di Tengah Kenaikan Tensi Geopolitik
Sementara itu, dalam kegiatan pemasaran produk dan layanan yang dilakukan oleh PUJK melalui iklan dan promosi, OJK melaksanakan pengawasan terhadap iklan dan promosi produk atau layanan jasa keuangan di media massa cetak, media sosial, dan media dalam jaringan.
Adapun pada periode Januari hingga Maret 2024, Kiki bersama pihaknya pun melaksanakan pemantauan terhadap 2.210 iklan produk atau layanan jasa keuangan.
"Dari total iklan tersebut ditemukan 2,03% iklan atau 45 iklan belum sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ungkap Kiki.
Menindaklanjuti hal tersebut, OJK telah mengirimkan Surat Pembinaan kepada PUJK untuk segera melakukan langkah perbaikan atau menghentikan pencantuman iklan dalam rangka memberikan pelindungan serta mencegah kerugian konsumen dan masyarakat.

