Harga Minyak, Emas, dan CPO Kompak Rebound
Harga sejumlah komoditas mengalami rebound atau penguatan kembali, setelah sebelumnya sempat melemah secara bersamaan di akhir pekan.
Mengutip D'Origin, Selasa (7/5/2024) harga minyak sedang naik karena harapan akan kesepakatan gencatan senjata antara Gaza dan Israel semakin tipis. Selain itu, keputusan Saudi Aramco untuk menaikkan harga minyak mentah telah berkontribusi pada kenaikan kontrak berjangka minyak mentah Brent.
Kontrak Juni Minyak Mentah West Texas Intermediate berada pada US$ 78,48 per barel, naik 37 sen, atau 0,47%. Sejak awal tahun, minyak mentah AS telah naik 9,5%.
Kontrak Juli Brent ditutup di US$ 83,33 per barel, naik 37 sen, atau 0,45%. Sejak awal tahun, patokan global tersebut telah naik sekitar 8%.
Komoditas lainnya seperti harga emas juga naik lebih dari 1%. Kenaikan itu karena dolar AS melemah setelah data pekerjaan AS yang lebih lemah dari yang meningkatkan harapan akan potensi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve nanti tahun ini.
Harga emas spot naik 1,04% menjadi US$ 2.325,44 per ons. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman bulan Juni juga mengalami kenaikan sebesar 1,13% menjadi US$ 2.334,70 per ons.
Senada, Kontrak minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) Malaysia ditutup lebih tinggi. Mengikuti kenaikan harga minyak kedelai pesaingnya, meskipun kekhawatiran seputar ekspor Malaysia memberikan tekanan.
Kontrak minyak kelapa sawit untuk pengiriman Juli di Bursa Malaysia Derivatif naik sebesar 19 ringgit, atau 0,49%, menjadi 3.863 ringgit atau US$ 815,50 per metrik ton pada penutupan perdagangan Senin kemarin.

