Harga Minyak, Emas, dan CPO Kompak Naik
JAKARTA, investortrust.id – Harga komoditas dunia seperti minyak mentah, emas, dan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) mengalami kenaikan.
Harga futures minyak mentah mencatat kenaikan berturut-turut karena kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi AS mereda, meskipun kekhawatiran terhadap permintaan bahan bakar tetap ada di awal musim perjalanan musim panas.
West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli naik US$ 1,48 atau 2% menjadi US$ 75,55 per barel di New York Mercantile Exchange setelah naik 1,1% pada hari Rabu (5/6/2024). Sementara Brent untuk pengiriman Agustus naik US$ 1,46 atau 1,9% menjadi US$ 79,87 per barel.
Baca Juga
Harga Emas Antam Kian Perkasa, Naik Rp 17.000 per Gram Jumat Pagi
Senada harga emas mencapai puncak dua minggu di US$ 2,378 setelah Biro Statistik Tenaga Kerja AS mengumumkan data pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan. Hal ini membuat imbal hasil obligasi Treasury AS hampir tidak berubah, mendukung kenaikan logam mulia ini.
Emas spot diperdagangkan di US$ 2.369, mencatat kenaikan 0,54% setelah bangkit dari level terendah mingguan di US$ 2.320. Didorong oleh data pekerjaan AS yang lebih buruk dari perkiraan dan keputusan Bank Sentral Eropa untuk memotong suku bunga yang awalnya membuat imbal hasil Treasury AS naik sebelum kembali turun.
Baca Juga
Pertamina Catat Kenaikan Produksi Minyak 8% Menjadi 566.000 BOPD Tahun 2023
Begitupun dengan harga futures minyak sawit Malaysia naik lebih dari 1%, mengikuti kenaikan pasar minyak mentah. Sementara para pedagang menunggu data ekspor dan produksi dari produsen terbesar kedua di dunia untuk petunjuk lebih lanjut.
Kontrak patokan FCPOc3 untuk pengiriman Agustus di Bursa Malaysia Derivatives Exchange ditutup naik 55 ringgit atau 1,4% menjadi 3.961 ringgit atau setara US$ 844,20 per metrik ton. Kenaikan harga minyak sawit setelah mengalami penurunan terbesar dalam satu hari sebesar 3,8% pada Selasa (4/6/2024) yang merupakan penurunan terbesar sejak 31 Mei tahun lalu.

