Buah dari Transformasi, Bos BCA Sebut Transaksi Digital Capai 140 Juta per Hari
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Jahja Setiaatmadja mengungkapkan, transformasi digital secara masif yang dilakukan pihaknya membuahkan hasil. Hal ini tercermin dari total transaksi digital di BCA yang mencapai 140 juta transaksi per hari.
“Dalam sehari itu ada 130-140 juta transaksi digital di BCA, termasuk di EDC (electronic data capture), QRIS (quick response code Indonesia standard), dan juga di ATM (anjungan tunai mandiri),” ujarnya, di Jakarta, Jumat (3/5/2024).
Menurutnya, dari total transaksi di BCA, mayoritas atau sekitar 99,8% dilakukan secara digital. Sementara sisanya atau 0,2% transaksi masih dilakukan di kantor cabang.
“Itu (0,2%) juga bukan karena mereka tidak bisa digital, tapi butuh cash dalam jumlah besar,” kata Jahja.
Baca Juga
Jika ingin melakukan transaksi, lanjut dia, misalnya melakukan penarikan maupun setor tunai mulai dari Rp 500 juta ke atas, itu memang harus dilakukan di kantor cabang. Begitu pula untuk transaksi kliring dan cek.
“Kalau jumlahnya kecil, bisa setor dan tarik secara digital,” jelas Jahja.
Hasil transformasi digital yang dilakukan BCA, lanjut Jahja, juga sudah terbilang sangat maju. Bahkan ia melempar candaan jika dahulu BCA sering diartikan masyarakat sebagai ‘bank capek antre’. Namun hal sebaliknya terjadi saat ini.
“Belakangan orang tahu jika BCA itu 'banyak cuan alhamdulillah’. Digitalisasi kita kembangkan terus, kita sudah transform itu betul-betul menjadi digital banking sebenarnya,” ucapnya.

