Surat Utang Multifinance dan Perbankan Terbanyak Jatuh Tempo di 2024
JAKARTA, Investortrust.id - Total surat utang korporasi yang akan jatuh tempo di tahun 2024 akan mencapai angka Rp148,3 T, dengan multifinance sebagai sektor terbesar yang akan jatuh tempo.
Disampaikan Direktur Utama PEFINDO, Irmawati Amran pada Pefindo Media Forum 2023 melalui Zoom meeting, Senin (11/12/2023), terdapat dua sektor dengan volume surat utang tertinggi yang akan jatuh tempo di tahun depan, yaitu multifinance dan perbankan.
Baca Juga
Di sektor multifinance, akan jatuh tempo surat utang sebesar Rp 26,3 triliun atau sekitar 17,8% dari total outstanding yang akan jatuh tempo. Menyusul sektor perbankan dengan total surat utang yang jatuh tempo sebesar Rp 24,7% atau 16,7% dari total outstanding yang jatuh tempo.
“Berikutnya diikuti sektor telekomunikasi sebesar Rp 14.1 triliun, lembaga keuangan khusus Rp 14 triliun, pembiayaan non-multifinance Rp 12,1 triliun. Dan yang lainnya kecil-kecil. Sehingga total dari surat utang jatuh tempo Rp 148,3 triliun,” ujar Irmawati Amran.
Baca Juga
Adira Finance (ADMF) Terbitkan Surat Utang Rp 1,55 Triliun, Cek Tanggal Pentingnya
Sebagai catatan, angka tersebut yang tercatat hingga November 2023. Jika pada bulan Desember 2023 ini masih ada korporasi yang menerbitkan obligasi dengan tenor setahun, maka volume yang jatuh tempo tahun depan tentunya akan lebih besar.
“Nanti kita lihat lagi di Desember ini berapa banyak surat hutang yang terbit dalam tenor 1 tahun, sehingga mungkin akan bertambah ya total jatuh tempo tahun depan,” ungkap Irma. (CR-4)

