Bos BCA Prediksi Suku Bunga The Fed Tidak akan Turun dalam Waktu Dekat
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja memperkirakan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed tidak akan menurunkan suku bunga fed funds rate (FFR) dalam waktu dekat atau di Mei hingga Juni 2024.
"Kalau dilihat higher for longer, saya percaya bahwa paling tidak, tahun ini (penurunan suku bunga The Fed) tidak terjadi dalam waktu singkat. Paling Mei atau Juni itu tidak akanlah mereka menurunkan suku bunga," ungkapnya dalam Konferensi Pers Paparan Kinerja PT Bank Central Asia Tbk Triwulan I 2024 secara virtual, Senin (22/4/2024).
Lebih lanjut, Jahja menyebut, skenario suku bunga tinggi dalam jangka waktu panjang lebih memungkinkan terjadi. Hal itu mengingat ekonomi di AS yang saat ini cukup baik dengan tingkat pengangguran yang terkendali.
Baca Juga
Soal Wacana Penaikan BI-Rate, Bos BCA: Suku Bunga Kredit Tidak Perlu Ikut Naik
"Tetapi terakhir kalau yang saya dengar beritanya, mereka melihat bahwa ekonomi Amerika sendiri cukup baik, unemployment juga terkendali hanya inflasi aja yang masih belum mencapai target 2%," ujarnya.
Dengan demikian, Jahja membeberkan, The Fed akan menunggu apakah di Desember 2024 dapat menurunkan suku bunga.
"Jadi mereka (AS) mungkin tahun ini pun akan menunggu, apakah Desember atau bahkan bisa lebih ekstrem tahun depan baru mulai menurunkan suku bunga," kata ia.

