The Fed Diprediksi Tahan Bunga September, Rupiah Melemah Pagi Ini
JAKARTA, investortrust.id – Di tengah menguatnya prediksi the Fedeal Reserve tidak akan menaikkan suku bunga Fed Funds Rate (FFR) pada pertemuan September ini, mata uang Garuda tercatat melemah terhadap dolar Amerika Serikat Senin (11/09/2023) pagi. Pada pukul 09.30 WIB, Reuters mencatat, kurs rupiah melemah 0,23% ke level Rp 15.355 per dolar AS.
Baca Juga
Aliran Modal dari Amerika Terus Mengucur, PepsiCo Investasi US$ 200 Juta
Sementara itu, Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Erwindo Kolopaking sebelumnya memperkirakan, Bank Sentral AS akan mengundur keputusan kenaikan suku bunga acuan FFR. Bila semula diperkirakan kenaikan suku bunga acuan di negara dengan perekonomian terbesar itu akan diterapkan pada kuartal III 2023, kemungkinan mundur menjadi pada kuartal IV.
Pada 19-20 September 2023, the Fed dijadwalkan menggelar Federal Open Market Committee (FOMC). Biasanya keputusan suku bunga akan diumumkan setelah rapat itu beserta dengan arah kebijakan moneter AS ke depan, oleh Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell.

