BRI dan BP2MI Dorong Litetrasi Dana Pensiun di Kalangan Pekerja Migran
Jakarta, investortrust.id – Jumlah pekerja migran Indonesia (PMI) terus bertambah. Sepanjang Januari-Oktober 2023, mengutip data Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) ada penambahan 237.992 orang.
Namun, peningkatan tersebut tidak berbanding lurus dengan literasi keuangan, khususnya dana pensiun. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, tingkat literasi dana pensiun masih di kisaran 30%, dengan tingkat inklusi yang lebih rendah lagi, yakni hanya 5,4%.
Berkaca dari kondisi tersebut, Bank Rakyat Indonesia (BRI) berupaya meningkatkan literasi keuangan dengan mengadakan gathering Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) bersama BP2MI pada 16 November 2023. Acara berlangsung di Semarang dengan dihadiri 61 perwakilan P2MI di Jawa Tengah.
Baca Juga
Bunga Turun 2024, BRI MI Anjurkan Alokasikan Dana Pensiun ke SBN dan Saham
Masalah yang muncul pada kegiatan tersebut adalah masih banyaknya pekerja migran Indonesia yang belum sadar dalam merencanakan dan mengelola keuangan. Kurangnya literasi menyebabkan para pekerja belum memiliki pengetahuan untuk menyisihkan sebagian penghasilan untuk investasi dan dana pensiun.
Senior Executive Vice President Treasury & Global Services BRI Achmad Royadi mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mengubah paradigma dan meningkatkan kesadaran di kalangan pekerja migran Indonesia. BRI terus berkomitmen memfasilitasi pekerja melalui produk Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) disertai kemudahan untuk mengaksesnya.
“Ditambah lagi saat ini akses terhadap produk DPLK BRI sudah semakin mudah dan transparan, cukup meng-install satu aplikasi yaitu BRImo sudah bisa memantau saldo DPLK secara real time. Selain itu, pendaftaran DPLK BRI dan top up di luar iuran rutin pun dimungkinkan melalui aplikasi BRImo,” jelas Achmad Royadi.
Baca Juga
Sambut Penurunan Suku Bunga The Fed, Ekonom Bahana Sarankan Dana Pensiun Borong SBN
Dalam sesi gathering, pemaparan materi disampaikan oleh Senior Manager DPLK BRI Bambang Eko Nur Prasetyo, yang meliputi pengenalan terkait pentingnya memiliki dana pensiun, jenis-jenis program pensiun, manfaat yang dapat diperoleh, serta tips dalam merencanakan keuangan di masa pensiun khususnya bagi para pekerja di P3MI dan bagi Pekerja Migran Indonesia secara umum.
Sejumlah P3MI langsung mendaftarkan pekerja di perusahaannya ke DPLK BRI untuk mendapatkan fasilitas pengelolaan dana pensiun yang baik. Para peserta pun berharap, pekerja mereka semakin sejahtera tak hanya selama bekerja di luar negeri, tetapi juga ketika memasuki masa pensiun.

