Hingga Awal 2024 Kredit Danamon Tumbuh 19% jadi Rp 174,9 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Danamon Tbk (BDMN) berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 19% secara year on year (yoy) menjadi Rp 174,9 triliun hingga awal 2024 ini. Pertumbuhan ini ditopang oleh kenaikan sejumlah jenis kredit, salah satunya kredit konsumen.
“Di tahun 2023, Danamon berhasil mencapai rekor tertinggi di penyaluran kredit. Penyaluran kredit dan trade finance berhasil tumbuh sebesar 19% (yoy) menjadi Rp 174,9 triliun,” ujar Direktur Keuangan Danamon, Muljono Tjandra, dalam konferensi pers secara virtual, Senin (19/2/2024).
Menurutnya, pertumbuhan kredit tertinggi dicapai oleh kredit konsumen sebesar 41% (yoy) menjadi Rp 17,7 triliun. Kenaikan kredit konsumen Bank Danamon didorong oleh dua faktor utama.
“(Kredit konsumen) ditopang oleh partnership dengan perusahaan real estate Jepang dan akuisisi portfolio kredit konsumen Standard Chartered Bank Indonesia,” kata Muljono.
Baca Juga
IHSG Dilanda Protif Taking, Namun Saham BBSS, ALII, dan UNTD Tetap Melesat
Danamon juga fokus pada peningkatan produktivitas dan perbaikan di segmen usaha kecil dan menengah (UKM), yang berdampak pada pertumbuhan kredit UKM sebesar 9% (yoy). Segmen enterprise banking dan financial institution juga memberikan kontribusi portfolio tertinggi mencapai Rp 78,8 triliun atau tumbuh 15% (yoy) di tahun lalu.
Di samping itu, lanjut Muljono, pembiayaan otomotif dan multiguna dari Adira Finance yang merupakan anak usaha Danamon tumbuh 25% (yoy) menjadi Rp 55,7 triliun.
“Melalui peningkatan kolaborasi dengan Danamon dan MUFG, Adira Finance berhasil meningkatkan pembiayaan barunya sebesar 31% (yoy) di tahun 2023,” terangnya. (CR-13)
Baca Juga
Unit Link Sangat Fleksibel, Didesain Sesuai Profil Risiko Nasabah
