Bank Danamon Bidik Bisnis Kartu Kredit Tumbuh hingga 20% di Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) menargetkan bisnis kartu kredit dapat tumbuh 15%-20% di tahun 2024 ini. Hal itu sejalan dengan banyaknya dukungan dari grup Danamon dan inisiatif dari pembelian portofolio Standard Chartered Bank Indonesia (SCBI) di akhir tahun 2023.
“Pada kuartal II 2024, pertumbuhan kartu kredit masih terus konsisten dan di tahun ini bisa tumbuh double digit. Karena ada dukungan inisiatif pembelian portofolio Standard Chartered yang membuka peluang bagi kami dan kami memanfaatkan ekosistem dari Jepang untuk berbagai macam transaksi yang ada di Indonesia," ujar Consumer Lending Business Head of Bank Danamon Enriko Sutarto dalam pembukaan DXPO by Danamon, di Central Park, Jakarta, Kamis (18/7/2024).
Bank Danamon sebagai informasi memiliki ekosistem luas dari pemegang saham pengendalinya yakni Mitsubishi UFJ Financial Group Inc. (MUFG). Raksasa keuangan asal Jepang itu mengendalikan Danamon dengan porsi kepemilikan sebesar 92,47%.
Enriko menambahkan, peluang pertumbuhan transaksi kartu kredit pada tahun ini terbuka lebar. Hal itu nampak dari penggunaan kartu kredit yang terbatas hanya pada segmen bankable atau dapat terlayani oleh perbankan. "Jadi masih banyak sekali masyarakat yang belum terjamah dengan bukan hanya kartu kredit tetapi juga fasilitas bank pada umumnya. Itu jadi tantangan kami, namun kami akan mengeluarkan produk yang bisa mengambil segmen ini," ujar dia.
Terkait persaingan bisnis kartu kredit dengan paylater, Bank Danamon menurutnya telah memiliki kartu kredit Danamon Paylight bekerja sama dengan Mastercard. Kartu ini memiliki limit yang lebih kecil dibanding kartu kredit pada umumnya.
"Limitnya kecil memberi keleluasaan ke nasabah yang sifatnya transaksional. Ini akan menjadi solusi opsi tambahan bagi masyarakat selain paylater,” ucapnya.
Baca Juga
Perkuat Kolaborasi, Danamon Bertekad Jadi Grup Finansial Terkuat di Indonesia
Secara industri, mengacu statistik sistem pembayaran dan infrastruktur pasar keuangan (SPIP) Bank Indonesia (BI), nilai transaksi kartu kredit tumbuh 5,09% secara tahunan menjadi Rp 36,12 triliun pada Maret 2024. Sedangkan bisnis paylater menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di periode yang sama melonjak 23,90% mencapai Rp 6,13 triliun.
Untuk menggenjot target pertumbuhan kartu kredit, Bank Danamon juga mengangkat Kartu Kredit Danamon JCB Precious yang bisa mewujudkan keinginan nasabah untuk bebas dari rutinitas. Kartu ini cocok untuk para pecinta traveling karena memiliki keunggulan nilai pertukaran miles yang menarik dan kurs yang kompetitif. Serta, bebas akses airport lounge domestik dan internasional.
“Bagi pengunjung DXPO by Danamon yang tertarik bisa langsung mengajukan Kartu Kredit Danamon JCB Precious dengan persetujuan dalam 1 menit," kata Enriko.
Bank Danamon selain itu juga menawarkan berbagai promo, salah satunya cashback untuk pembelanjaan di Toko Uniqlo dan Uniqlo.com hingga Rp 168.000 selama 1-31 Juli 2024.
Baca Juga
Digelar 18-21 Juli di Central Park, DXPO by Danamon Tebar Banyak Promo Menarik
KPR
Di sisi lain, Bank Danamon telah merampungkan aksi akuisisi terhadap SCBI pada akhir 2023. Selain kartu kredit, Bank Danamon pun resmi mengambil alih portofolio bisnis konsumer SCBI seperti kredit pemilikan rumah (KPR).
Adapun di tahun ini untuk KPR, ia memproyeksikan akan ada kenaikan 10%-15% dengan ticket size rata-rata ada di Rp 2 miliar hingga 3 miliar.
Sementara untuk menggenjot target penyaluran KPR, Bank Danamon membuka booth di DXPO by Danamon yang digelar di Central Park Mall, Jakarta pada 18-21 Juli 2024.
Nasabah dapat mengunjungi booth KPR Danamon di DXPO by Danamon untuk mendapatkan promo spesial angsuran setara bunga mulai 1,68% tetap selama 1 tahun dari developer yang ikut serta. Seperti Alam Sutera, Jababeka, Hankyu Hanshin Group dan Springhill, Tokyu Land Indonesia, Sinar Mas Land dan Panasonic, Paramount, Ciputra, Sinar Mas Land, Mitbana Group dan Sinar Mas Land, serta Agung Podomoro.
Selain itu, terdapat juga promo lainnya seperti:
• Bunga KPR hingga setara Rp0 dengan melakukan penempatan dana.
• Program balance transfer (take over) dengan angsuran setara bunga mulai 4,68% secara tetap selama 5 tahun, dan Kredit Multi Guna (KMG) dengan angsuran setara bunga mulai 7,68% secara tetap selama 5 tahun.

