Kick off Serambi 2024, BI Siapkan Rp 197,6 Triliun Uang Kartal untuk Kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri
JAKARTA, investortrust.id - Bank Indonesia (BI) meluncurkan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2024. Program Serambi 2024 ini diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan uang kartal selama Ramadan dan Idul Fitri dengan jumlah uang kartal yang disiapkan BI sebesar Rp 197,6 triliun.
“Kegiatan Serambi ini akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia mulai hari ini, 15 Maret 2024 sampai 5 April 2024, dan dilaksanakan di 45 kantor perwakilan BI,” kata Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Marlison Hakim, dipantau dari Youtube BI, Jumat (15/3/2024).
Marlison mengatakan selama Ramadan dan Idul Fitri ini, BI menyediakan uang kartal sebesar Rp 197,6 triliun. Sedangkan pada Ramadan dan Idul Fitri tahun lalu, BI menyediakan uang kartal sebesar Rp 188,8 triliun.
“Ini meningkat 4,65%. Walaupun ini agak sedikit melambat karena mempertimbangkan banyak hal,” kata dia.
Baca Juga
BI Siap Gelontorkan Rp 260 Triliun Uang Kartal untuk Hadapi Pemilu, Ramadan, dan Idul Fitri
Marlison mengatakan 60% konsentrasi peredaran uang tersebut terbesar berada di Pulau Jawa. Untuk memenuhi wilayah lain, BI akan bekerja sama dengan mitra perbankan hingga level daerah.
“Nanti perbankan akan melakukan layanan penukaran kepada masyarakat dengan menyediakan 4.264 kantor bank atau titik layanan,” ujar dia.
Selain melalui perbankan, BI juga melakukan kegiatan bersifat reguler yang dilakukan ritell dan wholesale. BI mengunjungi masyarakat secara langsung di titik keramaian. “Ini yang rutin kita lakukan setiap waktu dan sudah kita buatkan jadwalnya,” ucap dia.
Sementara itu, BI juga menggelar layanan penukaran uang secara tematik, di antaranya kegiatan layanan susur sungai. Marlison mengatakan, kegiatan ini digelar di Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.
Baca Juga
“Menggunakan speed boat atau kapal kecil, dilakukan di daerah-daerah yang membutuhkan jangkauan,” ujar dia.
BI, kata Marlison, juga menggelar layanan peduli mudik. Dia menyebut, BI dan perbankan akan membuka layanan penukaran uang di rest area jalan tol Jawa, Lampung, dan Medan.
“Termasuk kita melakukan layanan penukaran di hub transportasi seperti di pelabuhan, bandara, dan stasiun kereta api,” kata dia.

