Singapura Gandeng Malaysia dan Thailand Uji Pembayaran Berbasis Stablecoin
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Bank sentral Malaysia dan Thailand bergabung dalam inisiatif BLOOM (Borderless, Liquid, Open, Online, Multi-currency) yang digagas Otoritas Moneter Singapura (MAS) untuk mengembangkan pembayaran lintas negara menggunakan stablecoin dan simpanan berbentuk token (tokenized deposits).
MAS mengonfirmasi pada Jumat bahwa Bank Negara Malaysia dan Bank of Thailand menjadi anggota dari kalangan pembuat kebijakan dalam inisiatif tersebut. Sejumlah lembaga dan perusahaan lain juga berpartisipasi, termasuk Ripple, Visa, Mastercard, Grup Bank Dunia, Circle, Coinbase, JPMorgan, Standard Chartered, dan Stripe.
BLOOM diluncurkan pada Oktober tahun lalu dengan melibatkan bank dan perusahaan teknologi untuk menguji pembayaran menggunakan uang bank berbentuk token serta stablecoin yang teregulasi. Secara terpisah, Singapura juga menguji mata uang digital bank sentral untuk transaksi berskala besar (wholesale).
Melansir The Block, Senin (26/10/2026) Deputi Direktur Pelaksana MAS, Leong Sing Chiong, mengatakan masa depan keuangan akan melibatkan berbagai bentuk uang digital yang beroperasi di berbagai institusi dan pasar.
Baca Juga
Survei Visa: 46% Konsumen Asia Pasifik Berminat Gunakan Stablecoin dalam Lima Tahun ke Depan
Dalam pelaksanaannya, BLOOM akan mengkaji penggunaan berbagai bentuk uang digital untuk transaksi lintas negara, interoperabilitas ant jaringan, serta penerapan pengamanan. Aspek pengamanan tersebut mencakup pemeriksaan identitas, penyaringan sanksi, dan pengendalian transaksi.
Ripple sebelumnya mengumumkan partisipasinya dalam BLOOM pada Maret. Perusahaan tersebut akan menguji pembayaran perdagangan menggunakan stablecoin RLUSD di XRP Ledger bersama perusahaan fintech rantai pasok Unloq. Uji coba itu memanfaatkan platform SC+ milik Unloq untuk mengotomatisasi pelepasan pembayaran ketika kondisi yang telah ditentukan terpenuhi.
Baca Juga
Bidik Penguatan Stablecoin dan Likuiditas, Circle hingga Standard Chartered Investasi di OKX
Deputi Gubernur Bank Negara Malaysia, Aznan bin Abdul Aziz, menilai pembayaran lintas negara menggunakan berbagai bentuk uang digital semakin berpeluang untuk diterapkan. Sementara itu, Deputi Gubernur Bank of Thailand, Daranee Saeju, mengatakan BLOOM akan membantu pihaknya mengkaji pendekatan regulasi terhadap uang berbentuk token, terutama untuk pembayaran lintas negara dan penyelesaian transaksi berskala besar.
