Survei MarkPlus: QRIS Masih Jadi Andalan Transaksi Digital
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - QRIS menjadi fitur dompet digital yang paling sering digunakan masyarakat Indonesia. Survei MarkPlus Inc. mencatat, 85,3% dari 400 responden menggunakan QRIS dalam aktivitas transaksi digital.
Fitur transfer berada di posisi berikutnya dengan persentase 77,3%. Sementara itu, penggunaan e-wallet untuk belanja online tercatat sebesar 70,8%.
Kecepatan dan kemudahan menjadi alasan utama masyarakat menggunakan QRIS. Sebanyak 80,8% responden menyebut kedua faktor tersebut sebagai pertimbangan dalam bertransaksi.
“80,8%, orang itu menggunakan QRIS karena cepat dan juga mudah prosesnya. Tinggal scan-scan bayar selesai begitu ya,” kata Chief Marketing Officer MCorp, Yosanova Savitry secara daring, Jumat (23/10/2026).
Dari sisi merchant, kategori makanan dan minuman menjadi tempat penggunaan QRIS paling dominan. Sebanyak 86,5% responden mengaku menggunakan QRIS untuk transaksi di kategori tersebut.
Baca Juga
FEKDI x IFSE 2026 Perkuat Sinergi Ekonomi Digital, dari QRIS Antarnegara hingga PIDI
Penggunaan QRIS juga tercatat pada layanan transportasi dan parkir dengan persentase 35%. Sementara itu, transaksi kebutuhan sehari-hari turut menjadi bagian dari penggunaan pembayaran digital.
Untuk fitur transfer, gratis biaya admin menjadi pertimbangan utama pengguna. MarkPlus mencatat, 88% responden memilih transfer melalui e-wallet karena tidak dikenakan biaya.
“Dan kalau kita lihat di sini dari hasil survei kami, gratis biaya transfer itu menjadi yang paling banyak ya disebut oleh respondens,” ujar Nova.
Temuan tersebut merupakan bagian dari riset E-Wallet Research 2026: Usage Behavior & QRIS Landscape yang melibatkan 400 responden di Indonesia. Survei juga mencatat lebih dari 90% responden telah menggunakan e-wallet selama lebih dari dua tahun.
