Inovasi Layanan Digital Dorong Kenaikan Laba Asuransi Tri Pakarta 66,92%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Asuransi Tri Pakarta (Tripa) mencatatkan pertumbuhan laba setelah pajak 66,92% secara year on year (yoy) menjadi Rp 80,42 miliar pada September 2026. Hal itu sejalan dengan pertumbuhan pendapatan jasa asuransi serta upaya perusahaan memperkuat layanan melalui inovasi digital.
Direktur Keuangan dan Human Capital Tripa Indomora Harahap mengungkapkan, kinerja keuangan yang positif menjadi landasan bagi perusahaan untuk memperkuat daya saing, termasuk melalui pengembangan layanan digital dan peningkatan pengalaman nasabah.
“Pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan perlu diimbangi dengan kemampuan perusahaan dalam beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan masyarakat,” ujarnya, dalam keterangan pers, Rabu (21/10/2026).
Berdasarkan laporan keuangan dan penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 117, pendapatan jasa asuransi Tripa meningkat 13,71%, dari Rp 1,17 triliun per September 2025 menjadi Rp 1,33 triliun di periode yang sama tahun ini. Realisasi itu juga melampaui target Januari-September 2026 yakni mencapai 112,38%.
Baca Juga
Peringati 2 Dekade Hari Asuransi, Industri Pacu Perluasan Perlindungan Masyarakat
Dari sisi profitabilitas, laba setelah pajak Tripa meningkat 66,92%, dari Rp 48,18 miliar pada September 2025 menjadi Rp 80,42 miliar di periode yang sama tahun ini. Capaian ini juga telah melampaui target laba sepanjang 2026 sebesar 78,95 miliar atau realisasinya telah mencapai 101,87%.
Dari sisi solvabilitas, kata Indomora, Tripa mencatatkan risk based capital (RBC) sebesar 162,57% pada September 2026. Rasio tersebut meningkat 29,38 poin persentase dibandingkan periode yang sama 2025 yaitu 133,19%.
Salah satu langkah yang dilakukan Tripa dalam mennggenjot inovasi digital adalah meluncurkan Asisten Virtual Tripa (ASTRI). Inovasi ini menjadi identitas layanan baru call center perusahaan yang diperkuat teknologi omnichannel untuk mengintegrasikan berbagai saluran komunikasi dengan nasabah.
Baca Juga
OJK Ubah Pendekatan Hitung RBC Asuransi, Apa Dampaknya bagi Industri?
Direktur Utama Tripa G.C Koen Yulianto mengatakan, transformasi digital tak sekadar menghadirkan teknologi baru, tapi juga memastikan teknologi itu memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi nasabah.
“Melalui ASTRI, kami ingin menghadirkan wajah layanan yang lebih dekat, komunikatif, dan mudah dikenali, sekaligus memperkuat integrasi berbagai kanal komunikasi agar kebutuhan pelanggan dapat dilayani secara lebih efektif,” katanya.
Layanan asisten virtual ini, lanjut Koen, mengintegrasikan layanan komunikasi melalui WhatsApp Business, Instagram, Facebook, dan fitur percakapan di situs web perusahaan. Nasabah jua dapat mengakses layanan call center di nomor 1500-946 setiap Senin-Jumat pukul 08.00-17.00 WIB.
