Bank Woori Saudara Tawarkan SBR015, Kupon hingga 6,85% per Tahun
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (BWS) kembali menawarkan investasi Surat Berharga Negara (SBN) ritel seri Savings Bond Ritel 015 (SBR015). Instrumen yang diterbitkan Pemerintah Republik Indonesia ini menawarkan kupon minimum hingga 6,85% per tahun dengan pilihan tenor dua dan empat tahun.
Masa penawaran SBR015 berlangsung pada 28 September hingga 22 Oktober 2026. Investor dapat berinvestasi di SBR015T2 dengan kupon minimum 6,75% per tahun atau SBR015T4 dengan kupon minimum 6,85% per tahun. Tingkat kupon tersebut merupakan nilai bruto sebelum pajak.
Analis NH Korindo Sekuritas Indonesia Leonardo Liujuwardi menilai bahwa daya tarik SBR015 terletak pada kombinasi kupon minimum dan mekanisme kupon mengambang (floating rate) yang memungkinkan penyesuaian, apabila suku bunga acuan Bank Indonesia naik.
Baca Juga
CAR Bank Woori Saudara (BWS) Tembus 32,03% di Juni 2026, Lampaui Rata-Rata Industri
Menurut Leonardo, kupon minimum memberikan dasar bagi investor untuk memperkirakan pendapatan investasi. Sementara itu, mekanisme kupon mengambang membuka peluang penyesuaian tingkat kupon ketika suku bunga acuan naik. “Kombinasi ini menarik bagi masyarakat yang mencari pendapatan berkala sekaligus ingin memiliki batas minimum kupon selama masa investasi,” ujarnya.
Investasi SBR015
Leonardo menjelaskan, investor dapat memilih tenor SBR015 berdasarkan kebutuhan penggunaan dana pokok. Tenor dua tahun dapat dipertimbangkan bagi investor dengan tujuan keuangan yang lebih dekat, sedangkan tenor empat tahun menawarkan kupon minimum lebih tinggi untuk penempatan dana dalam jangka waktu lebih panjang.
Pemesanan SBR015 dapat dilakukan mulai dari Rp1 juta dan berlaku dalam kelipatan yang sama. Pemerintah menetapkan batas maksimal pemesanan sebesar Rp5 miliar untuk SBR015T2 dan Rp10 miliar untuk SBR015T4. Adapun setelmen SBR015 dijadwalkan pada 28 Oktober 2026. SBR015T2 akan jatuh tempo pada 10 Oktober 2028, sedangkan SBR015T4 jatuh tempo pada 10 Oktober 2030.
Baca Juga
Pasar Obligasi AS Bergejolak, Yield Treasury 10-Y Sempat Tembus 5,35%
Kupon dibayarkan setiap tanggal 10 setiap bulan, dengan pembayaran pertama dijadwalkan pada 10 Desember 2026. Dengan skema tersebut, SBR015 menawarkan pendapatan berkala bagi investor selama masa investasi.
Investor perlu memperhatikan karakteristik SBR015 sebelum melakukan pemesanan. Instrumen ini tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder. Namun, pemerintah menyediakan fasilitas pelunasan sebagian sebelum jatuh tempo atau early redemption pada periode tertentu sesuai persyaratan yang berlaku.
Pengajuan early redemption untuk SBR015T2 dijadwalkan pada 27 Oktober hingga 4 November 2027. Sementara itu, periode pengajuan untuk SBR015T4 berlangsung pada 30 Oktober hingga 6 November 2028. SBR015 ditujukan bagi individu berstatus Warga Negara Indonesia (WNI). Karena itu, investor perlu menyesuaikan pilihan seri, tenor, dan nominal penempatan dengan kebutuhan keuangan serta rencana penggunaan dana.
Memahami SBR015
Bank Woori Saudara memperkenalkan SBR015 sebagai salah satu alternatif pengelolaan dana yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pendapatan dan jangka waktu investasi nasabah. Leonardo menambahkan, layanan informasi produk melalui perbankan dapat membantu masyarakat memahami karakteristik SBN ritel sebelum melakukan pemesanan, terutama terkait tingkat kupon, tenor, dan kebutuhan likuiditas.
Baca Juga
Bank Woori Saudara Tawarkan ORI030, Perkuat Bisnis Wealth Management Lewat SBN Ritel
“BWS dapat membantu nasabah memahami hubungan antara kupon, tenor, dan kebutuhan likuiditas. Dengan informasi yang jelas, nasabah memiliki dasar yang lebih baik untuk menentukan nominal penempatan dan memilih seri yang sesuai dengan tujuan keuangannya,” katanya.
Dengan kupon minimum hingga 6,85% per tahun, pilihan tenor dua dan empat tahun, serta pembayaran kupon bulanan, SBR015 menjadi salah satu alternatif investasi yang dapat dipertimbangkan masyarakat untuk mengelola dana sesuai tujuan keuangan masing-masing.
