OJK Dorong Himbara Perkuat Manajemen Risiko dalam Mendukung Program Pemerintah
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) tetap memperkuat manajemen risiko dan tata kelola dalam menyalurkan kredit untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah.
OJK menilai penyaluran kredit harus disertai struktur kredit dan sumber pembayaran yang jelas, serta didukung mitigasi risiko dan pemantauan yang memadai.
“Sektor perbankan merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembiayaan program prioritas nasional, termasuk berbagai program yang bertujuan memperkuat pemerataan ekonomi, memperluas akses pembiayaan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae dalam jawaban tertulisnya, Senin (21/9/2026).
Sejumlah program pemerintah yang mendapat dukungan pembiayaan perbankan antara lain Kredit Usaha Rakyat (KUR), penghapustagihan kredit kepada UMKM, Program 3 Juta Rumah, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), serta program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut OJK, bank Himbara memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional sekaligus tetap dituntut menghasilkan laba sebagai entitas bisnis.
“OJK memandang positif peran bank Himbara dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah,” tulis OJK.
Baca Juga
Penempatan SAL Rp 200 Triliun di Himbara Diperpanjang hingga Juli 2027
Pembayaran Kredit KDKMP
Terkait KDKMP, OJK, sambung Dian mendukung komitmen pemerintah dalam memenuhi kewajiban pembayaran kredit yang disalurkan melalui bank Himbara.
Dian menyebut pemerintah melalui Menteri Keuangan telah beberapa kali menyampaikan komitmen terkait pemenuhan kewajiban tersebut. Sejumlah aspek pembayaran kredit KDKMP juga disebut telah atau sedang dipersiapkan.
Aspek tersebut mencakup kejelasan sumber pembayaran, proses verifikasi dan validasi, lembaga pelaksana, dokumentasi yang diperlukan, serta peraturan dan petunjuk pelaksanaan sebagai dasar pembayaran kredit KDKMP.
Dian menilai kejelasan berbagai aspek tersebut diperlukan untuk memastikan proses pembayaran kewajiban kredit kepada bank Himbara dapat berjalan.
Di sisi lain, OJK meminta perbankan tetap menjalankan prinsip kehati-hatian dalam mendukung program pemerintah. Bank Himbara diharapkan memberikan kontribusi sesuai dengan kapasitas dan keahlian masing-masing.
Baca Juga
Purbaya: 4 Bank Himbara jadi Pemungut Pajak Transaksi Digital Luar Negeri
OJK, tambah Dian juga menekankan pentingnya pertumbuhan perbankan yang sehat dengan penerapan manajemen risiko dan tata kelola yang baik.
"OJK tentunya mengharapkan agar perbankan, termasuk bank Himbara dapat terus berkembang dan bertumbuh tinggi dengan sehat, dilandasi penerapan prinsip manajemen risiko dan tata kelola yang baik," kata Dian.
Dengan demikian, bank Himbara dapat terus mendukung program pembangunan pemerintah sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis dan kontribusinya terhadap perekonomian nasional.
