Bank Jakarta Gandeng Persija demi Perluas Ekosistem
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Bank Jakarta mempercepat transformasinya dengan menggandeng Persija Jakarta. Kerja sama ini dirancang bukan hanya sebagai kemitraan sponsor (sponsorship), melainkan juga sebagai upaya memperluas ekosistem yang menghubungkan layanan perbankan dengan komunitas sepak bola, khususnya keluarga besar The Jakmania dan masyarakat Jakarta.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo mengatakan, kolaborasi dengan Persija merupakan bagian dari perubahan strategi perusahaan dari sekadar sponsorship menuju kemitraan (partnership). Melalui kemitraan tersebut, Bank Jakarta ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dan relevan bagi masyarakat.
“Kerja sama ini bukan sekadar sponsorship dan bukan hanya soal logo Bank Jakarta di jersei Persija. Kami ingin mempertemukan dua ekosistem besar Jakarta, yaitu Persija dengan sepak bola komunitas dan passion yang luar biasa, serta Bank Jakarta dengan layanan keuangan, teknologi dan ekosistem kota yang kami layani,” ujar Agus dalam acara Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick-Off di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (9/8/2026).
Menurut Agus, Persija dan Bank Jakarta memiliki kesamaan identitas karena sama-sama membawa nama Jakarta. Persija merepresentasikan Jakarta di lapangan hijau, sedangkan Bank Jakarta hadir melalui layanan perbankan bagi masyarakat ibu kota.
Baca Juga
Perkuat Talenta Digital, Bank Jakarta Buka Officer Development Program IT Batch I 2026
“Persija membawa nama Jakarta di dada. Bank Jakarta membawa nama Jakarta dalam identitas kami. Kita lahir dan tumbuh bersama di kota yang sama dan membawa satu nama, yaitu Jakarta,” kata dia.
Agus mengatakan, kemitraan tersebut akan dikembangkan melalui berbagai program dan pengalaman yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Dengan demikian, kehadiran Bank Jakarta di Persija tidak berhenti pada eksposur merek, tetapi diarahkan untuk membangun keterikatan dengan komunitas. “From sponsorship to partnership, from visibility to experience,” tegas dia.
Kolaborasi tersebut, kata Agus Widodo, juga bertepatan dengan momentum perubahan di tubuh Persija. Memasuki musim baru, Macan Kemayoran menghadirkan pelatih Shin Tae-yong (STY) serta sejumlah pemain anyar untuk memperkuat skuad.
Agus menilai filosofi permainan STY memiliki kesamaan dengan arah transformasi yang tengah dijalankan Bank Jakarta, yakni bergerak lebih cepat, agresif, adaptif, dan solid sebagai sebuah tim.
“Kami tertarik dengan filosofi Coach Shin, yaitu bermain cepat, menyerang, memiliki mobilitas tinggi dan bergerak sebagai satu tim. Itu juga yang sedang kami lakukan di Bank Jakarta. Kami ingin lebih cepat, lebih agile, lebih berani menangkap peluang dan yang terpenting seluruh organisasi bergerak sebagai satu tim,” ungkap dia.
Selain memperkenalkan kolaborasi dengan Persija, Bank Jakarta dalam kesempatan itu juga memperkenalkan wajah digital barunya melalui laman resmi bankjakarta.co.id.
Agus menegaskan, perubahan tersebut bukan sekadar pergantian domain dari bankdki.co.id, tetapi menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan pengalaman digital nasabah.
“Sekarang bukan hanya domain-nya yang berubah. Kami ingin digital experience Bank Jakarta juga mencerminkan bank yang sedang kami bangun, lebih fresh, lebih modern, lebih intuitif dan lebih customer centric,” jelas dia.
Menurut Agus, transformasi Bank Jakarta tidak berhenti pada perubahan nama maupun tampilan digital. Perusahaan juga harus membangun kepercayaan melalui kualitas layanan serta kemampuan bersaing.
“Transformasi bukan tentang mengatakan bahwa Bank Jakarta sudah sempurna. Transformasi adalah keberanian untuk terus menjadi lebih baik,” ujar dia.
Ia menambahkan, perubahan Jakarta menuju kota global harus diikuti peningkatan kualitas layanan perbankan. Karena itu, Bank Jakarta diarahkan menjadi bank yang semakin modern, profesional, digital, sehat, dan kompetitif, namun tetap dekat dengan masyarakat.
“Kami tidak ingin masyarakat memilih Bank Jakarta hanya karena kami milik Pemprov DKI. Kami ingin dipilih karena memang layak untuk dipilih. Itulah Bank Jakarta yang sedang kami bangun,” tegas Agus.
Dia menekankan, kolaborasi dengan Persija diharapkan dapat memperluas ekosistem Bank Jakarta, sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat. Basis pendukung Persija yang besar, terutama The Jakmania, menjadi salah satu modal untuk mengembangkan program yang memberikan manfaat lebih luas.
Di sisi lain, menurut Agus, Bank Jakarta dan Persija sama-sama membawa target baru pada musim ini. Persija membidik prestasi tertinggi, sementara Bank Jakarta tengah mengejar transformasi bisnis dan layanan.
“New coach, new players, new energy. Dari Bank Jakarta juga ada new website, new experience, new spirit. Semuanya untuk satu tujuan, membawa kebanggaan untuk Jakarta,” tutur Agus.
Baca Juga
OJK Apresiasi Dukungan Bank Jakarta dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif DKI
Agus pun menyebut satu target yang menjadi harapan besar masyarakat Jakarta, yakni Persija meraih gelar juara. Target tersebut semakin istimewa karena Jakarta tengah menuju momentum peringatan 500 tahun.
“Ada satu target yang mungkin tidak tertulis di kontrak dengan Persija, tetapi saya yakin seluruh Jakmania punya target yang sama. Persija mesti juara,” kata dia.
Menurut Agus, apabila Persija mampu mempersembahkan gelar juara pada momentum lima abad Jakarta, pencapaian tersebut akan menjadi hadiah istimewa bagi warga Ibu Kota.
“Apalagi Jakarta sedang menuju momentum bersejarah lima abad. Kalau Persija bisa mempersembahkan gelar pada momentum itu, itu akan menjadi hadiah yang sempurna untuk Jakarta,” tandas dia.

