Bank Jakarta-Persija Berkolaborasi, Gubernur Pramono Targetkan Juara Jadi Kado 500 Tahun Jakarta
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi kolaborasi Bank Jakarta dengan Persija Jakarta sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem olahraga sekaligus membangun kebanggaan warga terhadap Ibu Kota.
Pramono mengatakan, sinergi Bank Jakarta dan Persija tidak hanya berbicara mengenai kerja sama bisnis maupun olahraga. Lebih jauh, kolaborasi tersebut dapat menjadi bagian dari upaya membangun Jakarta sebagai kota global yang memiliki ekosistem olahraga, hiburan, dan kegiatan berskala besar.
Menurut Pramono, Pemprov DKI Jakarta kini membuka ruang seluas-luasnya bagi berbagai kegiatan olahraga. Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi lokasi pertandingan, tetapi juga berkembang sebagai destinasi sport tourism yang mampu menarik masyarakat dari berbagai daerah.
“Saya juga berharap bahwa Jakarta sekarang ini kita buka ruang selebar-lebarnya menjadi tempat destinasi untuk sport tourism,” ujar Pramono dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/8/2026).
Baca Juga
Bank Jakarta Gandeng Persija, Bidik Engagement dengan Jakmania
Momentum kolaborasi Bank Jakarta dan Persija juga berlangsung ketika Jakarta bersiap memasuki usia lima abad pada 2027. Pramono berharap Persija mampu menjadikan momentum tersebut sebagai motivasi untuk meraih prestasi tertinggi.
Terlebih, Persija kini memasuki era baru dengan menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih. Pramono berharap pengalaman dan reputasi pelatih asal Korea Selatan tersebut dapat memberikan energi baru bagi Macan Kemayoran.
Ia bahkan berharap gelar juara liga dapat menjadi kado istimewa Persija untuk Jakarta pada momentum lima abad. “Saya ingin merasakan juara Liga dan sekaligus adalah kado 500 tahun buat Jakarta,” tegas Pramono.
Menurut Pramono, dukungan pemerintah terhadap Persija merupakan bagian dari upaya membangun kebanggaan warga Jakarta. Karena itu, ia tidak mempermasalahkan jika ada pihak yang menilai dirinya terlalu dekat dengan Persija. “Dan secara sungguh-sungguh ketika saya mengatakan Jakarta lebih Persija itu muncul dari hati saya,” pungkasnya.
Baca Juga
Bank Jakarta Perkenalkan bankjakarta.co.id, Perkuat Transformasi Digital
Sementara itu, Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo mengatakan, kolaborasi dengan Persija menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk semakin dekat dengan masyarakat Jakarta.
Menurut Agus, perubahan Jakarta menuju kota global harus diikuti dengan perubahan di tubuh Bank Jakarta. Perusahaan terus memperkuat transformasi digital, meningkatkan profesionalisme, sekaligus menjaga kedekatan dengan masyarakat.
“Jakarta is changing, begitu juga dengan Bank Jakarta. Kami ingin Bank Jakarta semakin modern, profesional, digital, sehat, dan kompetitif tetapi tetap dekat dengan masyarakat,” ujar Agus.
Dalam kesempatan tersebut, Bank Jakarta juga memperkenalkan wajah digital barunya melalui peluncuran laman resmi BankJakarta.co.id. Pembaruan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman layanan digital yang lebih modern dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Agus menegaskan, status Bank Jakarta sebagai bank milik Pemprov DKI bukan alasan tunggal bagi masyarakat untuk menggunakan layanan perusahaan. Kepercayaan publik, kata dia, harus dibangun melalui kualitas layanan dan kemampuan memenuhi kebutuhan nasabah.
Di sisi lain, kemitraan dengan Persija dinilai memiliki nilai strategis karena klub tersebut mempunyai basis pendukung yang besar dan kuat. Persija dan Bank Jakarta sama-sama membawa nama Jakarta melalui bidang masing-masing.
Agus berharap kolaborasi tersebut dapat memberikan energi tambahan bagi Persija dalam menghadapi musim kompetisi baru, terlebih dengan hadirnya Shin Tae-yong sebagai pelatih. Ia juga menyampaikan harapan agar Persija mampu mempersembahkan gelar juara bertepatan dengan momentum lima abad Jakarta.
“Untuk coach team, ada satu target yang mungkin tidak tertulis di kontrak dengan Persija. Tapi saya yakin seluruh The Jakmania di sini punya target yang sama, Persija mesti juara. Apalagi Jakarta sedang menuju momentum bersejarah lima abad Jakarta. Kalau Persija bisa mempersembahkan gelar pada momentum itu, that would be a perfect gift for Jakarta,” kata Agus.

