Gubernur Pramono Targetkan 100% Layanan Air Bersih di Jakarta pada 2029
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan seluruh warga Jakarta dapat menikmati akses air bersih sepenuhnya dengan cakupan layanan 100% pada tahun 2029.
"Kami memperluas akses air bersih. Cakupan layanan saat ini telah mencapai 82 persen, dan kami menargetkan 100 persen cakupan air bersih pada tahun 2029," ujar Pramono pada acara Jakarta Investment Festival (JIF) Summit 2026 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Jumat (28/8).
Saat ini, cakupan perpipaan air bersih di ibu kota baru menyasar 82 persen populasi.
Pramono menegaskan perluasan jaringan air bersih menjadi bagian dari investasi besar Pemprov DKI dalam membangun infrastruktur dasar yang siap menghadapi masa depan (future-proof city). Selain air bersih, investasi juga dipacu pada sektor pengelolaan sampah dan jaringan transportasi publik.
Di sektor transportasi, Pramono membeberkan bahwa pengguna transportasi umum di Jakarta menembus 112 juta perjalanan pada semester pertama tahun 2026, atau melonjak hampir 8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Peningkatan keterangkatan ini didukung oleh ekspansi jaringan transportasi terintegrasi.
Baca Juga
Pramono Anung Mau Terbitkan Obligasi Daerah Buat Biayai Pembangunan Infrastruktur DKI
Saat ini, LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai telah siap beroperasi sebagai sistem pengumpan (feeder). Sementara itu, perpanjangan rute MRT Jakarta fase 2A (Bundaran HI–Monas) ditargetkan rampung pada 2027.
Guna memperkuat integrasi antarmoda, Pemprov DKI juga menghadirkan Dek Pejalan Kaki Dukuh Atas yang menghubungkan LRT Jabodebek, LRT Jakarta, MRT, Transjakarta, KRL Commuter Line, hingga Kereta Bandara di satu simpul mobilitas utama.
"Pada saat yang sama, kami mentransformasi pengelolaan sampah melalui fasilitas 3R berbasis masyarakat dan infrastruktur pengolahan sampah menjadi energi (waste-to-energy) skala besar untuk memajukan kota yang lebih berkelanjutan," pungkas Pramono.
