AXA Mandiri Raih Penghargaan Inovasi dan Tata Kelola di Investortrust Best Insurance Award 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT AXA Mandiri Financial Services kembali mempertahankan kinerja cemerlangnya dengan meraih predikat sebagai perusahaan terbaik dalam ajang pemberian penghargaan Investortrust Best Insurance Award 2026. Dari sektor asuransi jiwa, AXA meraih penghargaan khususnya untuk inovasi dan tata kelola.
Pemberian penghargaan Investortrust Best Insurance Award 2025 dengan tema “Governance, Risk Management, and Compliance” ini digelar di Glass House, The Habitate, Jakarta, Kamis (30/7/2026) oleh Investortrust.id sebagai portal data dan berita ekonomi independen yang fokus pada masalah bisnis, keuangan, investasi langsung, dan investasi portofolio, khususnya pasar modal.
Penilaian dilakukan oleh tim juri independen yang diketuai S Budisuharto bersama anggota juri Kapler Marpaung dan Tri Djoko Santoso.
Baca Juga
AXA Mandiri Raih Penghargaan di Investortrust Best Insurance 2025
Disampaikan Chief of Executive Officer PT Investortrust Indonesia Sejahtera selaku publisher Investortrust.id, Primus Dorimulu, secara keseluruhan, penganugerahan tahun ini menyerahkan 58 penghargaan kepada 56 perusahaan yang terbagi dalam beberapa kategori utama, yakni 13 perusahaan asuransi jiwa, 19 perusahaan asuransi umum, 1 perusahaan reasuransi, serta 26 penerima penghargaan khusus.
Investortrust dengan pertimbangan dari Tim Juri memberikan 25 Penghargaan Khusus untuk mengapresiasi keunggulan spesifik dan kontribusi strategis para pelaku industri, termasuk lembaga jaminan sosial.
Disampaikan Ketua Tim Juri Investortrust Best Insurance 2026, S Budisuharto, untuk dapat masuk dalam proses pemeringkatan, perusahaan asuransi harus memenuhi kriteria seleksi awal antara lain:
- Laporan Keuangan 2025 yang sudah diaudit dan mengikuti standar akuntasi PSAK 117, dan tidak mendapat opini disclaimer,
- Ekuitas tahun 2025 di atas Rp 100 miliar,
- Aset asuransi jiwa tahun 2025 di atas Rp 1 triliun.
- Aset asuransi umum tahun 2025 di atas Rp 100 miliar,
- Tidak menderita rugi di tahun 2025,
- Memiliki rasio solvabilitas (RBC/Risk Based Capital) di tahun 2025 minimal 120% seperti yang disyaratkan Otoritas Jasa Keuangan,
- Tidak dalam kondisi PKU, run-off, atau masa transisi.
Baca Juga
AXA Mandiri Catatkan Kinerja Positif di 2024, Hasilkan Premi Jumbo Rp 11,86 Triliun
Berikutnya perusahaan asuransi yang memenuhi kriteria seleksi awal akan dinilai berdasarkan kriteria pemeringkatan antara lain:
1. Pertumbuhan Aset Rata-rata (2020-2025),
2. Pertumbuhan Ekuitas Rata-rata (2020-2025),
3. Pertumbuhan Jumlah Investasi Rata-rata (2020-2025),
4. Pertumbuhan Premi Rata-rata (2020-2025),
5. Pertumbuhan Premi Neto Rata-rata (2020-2025),
6. Pertumbuhan Hasil Investasi Rata-rata (2020-2025),
7. Pertumbuhan Pendapatan Rata-rata (2020-2025) untuk Asuransi Jiwa,
8. Pertumbuhan Hasil Underwriting Rata-rata (2020-2025) untuk Asuransi Umum,
9. Pertumbuhan Laba Bersih Rata-rata (2020-2025),
10. Rasio Biaya Akuisisi terhadap Premi Neto (Asuransi Jiwa),
11. Rasio Underwriting terhadap Premi Neto (Asuransi Umum),
12. Pangsa Pasar Premi Neto 2025,
13. ROA (Return on Asset),
14. ROE (Return on Equity),
15. TATO (Total Asset Turnover),
16. RBC (Risk Based Capital) 2025.
17. Rasio Kecukupan Investasi 2025.
“Harapan kami dengan digelarnya ajang pemeringkatan dan pemberian penghargaan pada industri asuransi lewat Investortrust Best Insurance Award 2026 ini, akan memberikan motivasi pada para pelaku industri untuk memberikan pelayanan terbaiknya kepada tertanggung, dan juga akan menjadi tolok ukur pelaku industri lainnya untuk terus meningkatkan kinerjanya,” kata S Budisuharto.
