AXA Mandiri Sabet ‘Best Insurance Award 2026’, Inovasi ‘Underwriting’ Perkuat Kinerja di Tengah Transformasi Industri
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menyabet penghargaan Investortrust Best Insurance Award 2026 kategori Innovation in Technical Underwriting. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas keberhasilan AXA Mandiri dalam memperkuat proses penilaian, analisis, dan seleksi risiko (underwriting) berbasis inovasi, sekaligus menjaga kualitas bisnis dan profitabilitas di tengah dinamika industri asuransi jiwa.
Memasuki 2026, AXA Mandiri menunjukkan kinerja yang tetap solid. Berdasarkan paparan kinerja PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai pemegang saham, total aset AXA Mandiri hingga kuartal I-2026 mencapai Rp 43,22 triliun, tumbuh 5,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada saat yang sama, kontribusi laba bersih AXA Mandiri kepada Grup Bank Mandiri meningkat menjadi sekitar Rp 658 miliar, naik 12,4% secara tahunan (year on year/yoy).
Pertumbuhan tersebut mencerminkan keberhasilan perusahaan menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan kualitas portofolio. Di tengah implementasi standar akuntansi PSAK 117/IFRS 17 yang mengubah penyajian laporan keuangan industri asuransi, AXA Mandiri tetap mampu mempertahankan fundamental bisnis serta meningkatkan profitabilitas.
Baca Juga
AXA Mandiri Raih Penghargaan di Investortrust Best Insurance 2025
Dibandingkan 2025, kinerja AXA Mandiri tahun ini menunjukkan tren yang semakin kuat. Pada semester I-2025, perusahaan membukukan total aset sekitar Rp 42,77 triliun, laba bersih Rp 588 miliar, serta pendapatan investasi sebesar Rp 350 miliar, naik hampir 26% (yoy). Rasio risk based capital (RBC) juga tetap terjaga di level 438,2%, jauh di atas ketentuan minimum regulator sebesar 120%, mencerminkan tingkat permodalan yang sangat sehat.
Dari sisi bisnis, AXA Mandiri terus memperkuat portofolio produk proteksi melalui kanal bancassurance bersama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Perseroan juga memperluas layanan digital dan meningkatkan kualitas pengalaman nasabah melalui proses underwriting yang semakin cepat, akurat, dan berbasis analisis data. “Strategi tersebut mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menjaga kualitas risiko bisnis,” jelas manajemen AXA Mandiri.
Menurut Dewan Juri Investortrust Best Insurance Award 2026, inovasi pada proses technical underwriting menjadi salah satu faktor utama yang mengantarkan AXA Mandiri meraih penghargaan bergengsi itu. Perusahaan berhasil mengintegrasikan teknologi digital, pemanfaatan data, serta penguatan manajemen risiko dalam proses seleksi risiko, sehingga keputusan underwriting menjadi lebih presisi, sekaligus mempercepat pelayanan kepada nasabah.
Baca Juga
AXA Mandiri Raih Penghargaan Inovasi dan Tata Kelola di Investortrust Best Insurance Award 2026
Selain memperkuat aspek operasional, AXA Mandiri terus menjaga kualitas portofolio investasinya. Strategi investasi yang lebih selektif dan disiplin pengelolaan aset berhasil menopang pertumbuhan laba di tengah fluktuasi pasar keuangan, sekaligus memberikan ruang bagi perusahaan untuk mempertahankan posisi permodalan yang kuat.
Dukungan sinergi dengan Bank Mandiri juga menjadi salah satu keunggulan kompetitif AXA Mandiri. Ekosistem bancassurance memungkinkan perusahaan memperluas penetrasi pasar secara efisien, memperkuat distribusi produk proteksi, sekaligus menjangkau lebih banyak segmen nasabah melalui jaringan perbankan terbesar di Indonesia.
Dibandingkan 2025, performa AXA Mandiri pada 2026 memperlihatkan peningkatan yang lebih berkualitas. Jika tahun lalu perusahaan berfokus menjaga stabilitas kinerja di tengah perubahan standar akuntansi industri, maka tahun ini pertumbuhan laba, peningkatan aset, serta penguatan kualitas underwriting menunjukkan bahwa transformasi yang dijalankan mulai memberikan hasil nyata.
