CAR Life Insurance Raih Penghargaan Investortrust Best Insurance 2025
JAKARTA, investortrust.id — CAR Life Insurance meraih penghargaan dalam ajang Investortrust Best Insurance Award 2025. Direktur dan Chief Marketing Officer CAR Life Insurance, Antonius Probosanjoyo menyampaikan rasa syukur atas apresiasi yang diterima perusahaan.
“Kami sangat senang dan merasa luar biasa sekali bisa diberikan penghargaan ini pada 2025,” ujar Antonius di sela-sela acara "Investortrust Best Insurance 2025", di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (25/6/2025).
Ia menambahkan bahwa pada 2024 hingga awal 2025 merupakan periode penuh tantangan bagi industri asuransi, terutama karena dinamika yang muncul pada tahun politik.
Baca Juga
Panin Dai-ichi Life Raih Penghargaan Investortrust Best Insurance 2025
Antonius menyatakan kebanggaannya karena CAR Life Insurance mampu melalui masa sulit tersebut dengan dukungan nasabah. “Kepercayaan dari nasabah membuat kami menjadi lebih kuat dan mampu memberikan yang terbaik untuk masyarakat Indonesia,” tambahnya.
Masa depan asuransi
Terkait masa depan industri asuransi, Antonius menyoroti masih rendahnya tingkat penetrasi asuransi jiwa di Indonesia. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang secara sadar membeli produk asuransi, bukan karena kewajiban dari institusi atau persyaratan pinjaman bank (bank loan).
“Jadi, bukan karena diharuskan oleh institusinya atau secara otomatis terikutsertakan oleh institusinya, tetapi mereka sendiri yang ingin melakukan proteksi terhadap masa depan mereka,” ujarnya.
Menurut Antonius, potensi pasar asuransi di Indonesia masih besar dan perlu digarap lebih dalam.
Berdasarkan catatan investortrust.id, perusahaan asuransi jiwa yang telah berdiri kurang lebih setengah abad ini berhasil mempertahankan pertumbuhan kinerja tahun 2024 secara fenomenal di kategori asuransi jiwa beraset Rp 10 – Rp 25 triliun.
Baca Juga
AAJI: Transformasi Industri Asuransi Mutlak Diperlukan di Tengah Dinamika Ekonomi
Menurut riset DataTrust, CAR Life mengantongi laba 2024 sebesar Rp 207,32 miliar atau turun tipis sebesar 0,58% dibandingkan 2023 sebesar Rp 208,53 miliar. Meski laba turun, CAR Life Insurance membukukan kenaikan hasil investasi sebesar 0,65%, menjadi Rp 10,89 triliun pada 2024, dibanding tahun sebelumnya Rp 10,82 triliun.
Terkait pendapatan premi perusahaan pada 2024, CAR mencatat penurunan sebesar 26,65% secara year on year (yoy). Pendapatan premi perusahaan 2023 tembus di Rp 2,65 triliun, sementara 2024 hanya mencapai Rp 1,95 triliun.
Namun, jika dilihat lebih jauh, ekuitas CAR Life Insurance tumbuh positif sebesar 8,15% pada 2024. Tercatat, ekuitas perusahaan di tahun lalu sebesar Rp 3,45 triliun, naik dari 2023 sebesar Rp 3,19 triliun.
Begitu pula dengan aset pada 2024, CAR Life Insurance mencatat pertumbuhan 2,02% (yoy) menjadi Rp 11,48 triliun dari 2023 sekitar Rp 11,26 triliun.

