OJK Beberkan Penyebab ROI Dapen Turun Tipis ke 0,51% pada Mei 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, return on investment (ROI) dana pensiun (dapen) konvensional berada di level 0,51% pada Mei 2026, sedikit menurun dibandingkan posisi April 2026 yaitu 0,55%.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono mengungkapkan, meski turun secara bulanan, kinerja investasi dapen dinilai masih sangat dipengaruhi oleh pergerakan pasar keuangan.
“Termasuk pergerakan harga surat berharga dan kondisi pasar modal selama periode berjalan,” ujarnya, dalam jawaban tertulis, Senin (27/7/2026).
Baca Juga
Mengingat, lanjut Ogi, sebagian besar portofolio investasi dapen ditempatkan pada instrumen pasar keuangan, maka kinerja investasi akan dipengaruhi oleh perkembangan kondisi pasar.
Sebagai perbandingan, ROI dapen konvensional sempat berada di level 0,02% pada Maret 2026, sebelum meningkat menjadi 0,55% pada April, lalu terkoreksi tipis menjadi 0,51% pada Mei.
Ogi menjelaskan, pencapaian ROI hingga akhir tahun akan sangat bergantung pada kondisi pasar keuangan dalam beberapa bulan mendatang.
Baca Juga
Total Aset Industri Dapen Tumbuh 7,71% Jadi Rp 1.693,37 Triliun per Mei 2026
Menurutnya, sejumlah faktor eksternal maupun strategi investasi masing-masing dapen akan menentukan besarnya imbal hasil yang dapat dibukukan.
“ROI dapen sepanjang tahun akan sangat bergantung pada perkembangan pasar keuangan hingga akhir tahun, termasuk kondisi pasar obligasi, pasar saham, tingkat suku bunga, serta strategi pengelolaan investasi masing-masing dapen,” kata Ogi.
Ke depan, kata Ogi, pihaknya terus mendorong dapen untuk menerapkan prinsip kehati-hatian, pengelolaan aset dan liabilitas yang baik, serta melakukan diversifikasi investasi sesuai portofolio risiko dan ketentuan yang berlaku.
