BTN Rampungkan Pengalihan Portofolio Kredit, Manfaat Pensiun Masih Dikelola SMBC
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) rampungkan pengalihan portofolio kredit pensiun dari PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN).
“Melalui penandatanganan resmi ini, BTN secara resmi mengelola layanan pinjaman pensiun dan manfaat pensiun yang sebelumnya dikelola oleh SMBC Indonesia,” ujar Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu yang dikutip pada Rabu (1/7/2026).
Melalui kolaborasi tersebut, kedua institusi menegaskan komitmen untuk menghadirkan layanan perbankan yang semakin kuat, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.
BTN dan SMBC juga berkomitmen memastikan transisi ini berjalan lancar dengan mengutamakan standar tata kelola perusahaan, sehingga kualitas layanan kepada nasabah pensiun tetap terjaga.
Nixon menegaskan, akuisisi portofolio kredit tidak serta-merta mengeluarkan BTN dari bisnis perumahan sehingga perumahan tetap menjadi inti bisnis perseroan. Ia menyebut, aksi korporasi ini merupakan bagian dari strategi BTN untuk memperkuat peran perseroan sebagai bank yang mendampingi masyarakat di setiap fase kehidupan.
Akuisisi kredit pun dianggap melengkapi komitmen BTN, dari membantu masyarakat memiliki rumah pertama, hingga mendukung kesejahteraan nasabah pada masa pensiun.
“Bahkan bagi para pensiunan yang belum memiliki rumah, BTN tetap siap menjadi mitra dalam mewujudkan impian tersebut,” sambung Nixon.
Dia menyampaikan apresiasi atas kolaborasi intensif yang telah terjalin antara BTN dan SMBC Indonesia sejak 2025 hingga mencapai tahap transaksi ini. Manajemen menjamin, seluruh tahapan pascatransaksi akan dijalankan dengan prinsip kehati-hatian (prudence) dan kepatuhan yang tinggi guna memastikan proses transisi berjalan lancar, serta memberi manfaat optimal bagi kedua institusi dan seluruh pemangku kepentingan.
Terkait teknis layanan, Nixon memastikan bahwa proses transisi dirancang agar berjalan mulus tanpa mengganggu hak-hak nasabah. “Prioritas utama kami adalah memastikan kenyamanan nasabah tetap terjaga. Kami menjamin seluruh hak nasabah, termasuk manfaat asuransi jiwa kredit yang melekat pada pinjaman, tetap sama dan tidak mengalami perubahan,” tandasnya.
Baca Juga
Dapat Tambahan Dana SAL, BTN Siap Genjot Pembiayaan Sektor Perumahan
Menurut Direktur Utama SMBC Indonesia Henoch Munandar, transaksi dimaksud merefleksikan komitmen perusahaan untuk menempatkan nasabah sebagai prioritas utama dalam setiap keputusan strategis perusahaan.
“Kami meyakini bahwa BTN memiliki kapabilitas dan jaringan kuat untuk memberikan layanan kepada nasabah pensiun,” ujar Henoch.
Dia menambahkan, transaksi ini memungkinkan SMBC Indonesia untuk semakin memfokuskan sumber daya dan investasi perusahaan pada pengembangan layanan bagi segmen emerging affluent, affluent, usaha kecil dan menengah, serta korporasi. “Kami yakin, BTN memiliki kapabilitas dan jaringan yang kuat untuk memberikan layanan kepada nasabah pensiun. Pada saat yang sama, transaksi ini memungkinkan SMBC Indonesia mempercepat fokus pada agenda pertumbuhan strategis kami,” sambung Henoch.
Sebagai bentuk transparansi, BTN akan segera mengirimkan surat penyambutan (welcome letter), serta panduan lengkap mengenai pengalihan pengelolaan fasilitas kredit kepada seluruh nasabah terdampak.
Akan tetapi, pembayaran manfaat pensiun akan tetap dikelola oleh SMBC Indonesia sampai pemberitahuan lebih lanjut. Nasabah diimbau untuk tetap melakukan proses autentikasi berkala sesuai ketentuan agar pembayaran manfaat pensiun tetap berjalan lancar.
