OneMed Resmikan PLTS Atap, Dorong Industri Alat Kesehatan Ramah Lingkungan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) produsen alat kesehatan dengan merek OneMed, bersama SUN Energy resmi mengoperasikan pembangkit listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap berkapasitas 740 kWp di dua fasilitas produksinya di Krian dan Mojogaug, Jawa Timur.
Langkah ini menjadi terobosan baru dalam industri alat kesehatan nasional, yaitu manufaktur tidak hanya berfokus pada kualitas produk, tetapi transisi energi bersih demi menciptakan dampak positif bagi kesehatan manusia dan lingkungan.
Baca Juga
UNTR Lanjutkan Diversifikasi Sektor Mineral, Buka Peluang Akuisisi di Australia
“Sebagai produsen, kami percaya kesehatan manusia dan keseimbangan alam harus berjalan beriringan. Instalasi PLTS Atap, JMI mengambil langkah strategis untuk mengurangi jejak karbon dari kegiatan operasional, memperkuat praktik manufaktur kesehatan yang berkelanjutan, sekaligus menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Direktur Operasional OMED, Leonard H. Hartanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, (25/9/2025).
PLTS Atap JMI diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 1,07 juta kWh energi bersih per tahun dengan potensi pengurangan emisi karbon sebesar 830 ton CO₂. Dampak ini setara dengan penanaman lebih dari 13.781 pohon, yang memperkuat kontribusi perusahaan dalam mitigasi perubahan iklim sekaligus menunjukkan langkah nyata sektor alat kesehatan dalam mengintegrasikan praktik keberlanjutan jangka panjang.
CEO SUN Energy Emmanuel Jefferson Kuesar menambahkan, kolaborasi ini menandai portofolio pertama SUN Energy di sektor industri alat kesehatan. “Sejak COVID-19, kita menyadari industri kesehatan merupakan salah satu tulang punggung bangsa. Oleh karena itu, kami bangga mendukung OneMed dalam perjalanan transisi energi. Dengan pengalaman lintas sektor, SUN Energy menghadirkan solusi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi mitra kami,” jelasnya.
Baca Juga
Menurutnya, proyek PLTS ini menjadi tonggak penting untuk memperluas dampak energi terbarukan di industri alat kesehatan, sehingga mendorong terciptanya industri hijau yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing global. Selain kontribusi pada keberlanjutan nasional, proyek PLTS OneMed menjadi bagian dari upaya transisi energi di Jawa Timur, provinsi dengan pertumbuhan industri tercepat di Indonesia.
Dengan kontribusi lebih dari 25% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Pulau Jawa dan 14-15% terhadap PDB nasional, Jawa Timur disebut memiliki peran strategis dalam peta industri nasional. Dengan inisiatif ini, OneMed memperkuat posisinya sebagai pusat industri alat kesehatan nasional yang mulai beralih pada energi terbarukan sekaligus meningkatkan efisiensi, daya saing global, dan keberlanjutan jangka panjang.

