Genjot Proyek CCS, PHE Tekan Emisi Karbon hingga 7,3 Giga Ton demi Swasembada Energi
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai subholding upstream Pertamina berkomitmen mendukung keberlanjutan energi guna mencapai target swasembada energi nasional.
Sebagai perusahaan yang berbisnis di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas), PHE memiliki tanggung jawab untuk turut serta mengatasi polusi akibat emisi karbon. Tanggung jawab tersebut dilakukan PHE dengan mengembangkan teknologi carbon capture storage (CCS) di Indonesia.
PHE saat ini memiliki 11 portofolio studi CCS/CCUS yang sedang berjalan dengan kapasitas hingga 7,3 giga ton CO2.
Baca Juga
PHE Raup Rp 19,4 Triliun dari 4 Bank Global untuk Jaga Likuiditas dan Pacu Bisnis Hulu Migas
"CCS adalah salah satu solusi potensial untuk mengurangi emisi karbon," ujar Direktur Keuangan dan Investasi PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Dannif Utojo Danusaputro dalam forum diskusi Financial Times and Nikkei Energy Transition Summit Asia mengenai "Carbon Capture and Storage, A critical Tool for Asia’s Decarbonisation" di Jakarta, seperti dikutip dalam keteranganya, Senin (30/6/2025).
Menurut Dannif, dibutuhkan investasi yang ambisius untuk mengembangkan CCS. Adapun kunci kebehasilan investasi ini adalah keberlanjutan dan komersialisasi bisnis CCS ke depannya. Untuk mencapai hal tersebut, perlu adanya kolaborasi antarseluruh stakeholder.
"CCS ini bukan hanya tentang manfaat dekarbonisasi, tetapi memberikan manfaat perekonomian negara melalui penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, dan investasi infrastruktur," kata Dannif.
Saat ini, PHE sedang mengembangkan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon, seperti CCS dan carbon capture, utilization, and storage (CCUS) sebagai bagian komitmen terhadap prinsip environmental, social, and governance (ESG) yang akan diimplementasikan di regional dan zona subholding upstream.
Baca Juga
Kolaborasi PHE dan Sinopec! Teknologi CEOR "Hidupkan" Kembali Lapangan Minyak Tanjung
PHE saat ini memiliki 11 portofolio studi CCS/CCUS yang sedang berjalan dengan kapasitas hingga 7,3 giga ton CO2. Dalam mendukung hal tersebut, PHE bekerja sama dengan berbagai Instansi pemerintah dalam mengkaji dan mengevaluasi hasil studi tersebut.
PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip ESG. PHE juga senantiasa berkomitmen zero tolerance on bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dilakukan dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016.

