Bos PLN Tegaskan Indonesia Dorong Net Zero Emission Bukan karena Desakan Global
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan, upaya Pemerintah Indonesia dalam mendorong pengurangan emisi karbon demi terwujudnya Net Zero Emission (NZE) bukan dilandaskan pada desakan global.
Darmawan mengungkapkan, pasalnya Pemerintah Indonesia sudah lebih dulu melakukan berbagai upaya untuk mengurangi emisi karbon sebelum mendapat target khusus dari pemerintah global. Ia pun menceritakan apa yang terjadi pada COP 28 yang berlangsung November-Desember 2023.
Baca Juga
Bertambah 3,5 Juta, Total Pelanggan PLN Tembus 89 Juta di Tahun 2023
Dalam Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Darmawan mengatakan bahwa dirinya diminta untuk menjadi pembicara di panggung utama. Namun yang membuat dirinya heran adalah karena diminta untuk membahas tentang pensiun dini PLTU batu bara.
“Paparan saya seperti ini, ‘Four years ago, we redesign our RUPTL nation electricity planning. Four years ago we removed 13 GW of coal in the planning phase avoiding 1,8 billion metric tons of CO2 in the span of 25 years.’” ungkap Darmawan dalam acara 2nd Conferences Road to PLN Investment Days 2024, Selasa (4/6/2024).
Darmawan pun merasa bangga karena di saat pemerintah global baru akan merencanakan mempensiunkan PLTU, Indonesia justru sudah lebih dulu melakukannya dan berhasil menghapus 13 GW PLTU.
“Maka pemerintah Indonesia mengirimkan pesan, ‘We doing this not only because of international environmental agreement such as Kyoto Protocol or Paris Agreement, but we doing this because we do really care. We do really care that the next generations should have better future than ours,’” ujar dia.
Baca Juga
PLN Catat Realisasi TKDN Infrastruktur Kelistrikan di IKN Capai 67,29%
Darmawan menegaskan, PLN sendiri sepenuhnya berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Selain mempensiunkan PLTU batu bara secara dini, PLN juga sedang mengakselerasi pembangunan ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV).
“Kita tunjukkan kepada masyarakat global bukan hanya kita bisa menurunkan emisi gas rumah kaca, but we take own hand with take the leader of global community dalam memerangi perubahan iklim," ujar Darmawan.

