Citi Lansir Laporan Sustainable Ocean Economy Faktanya Bikin Miris
JAKARTA, investortrust.id – Lembaga keuangan global,Citi, melalui Citi Global Perspectives & Solutions (CitiGPS) merilis laporan terbaru bertajuk SustainableOceanEconomy.Laporan ini merupakan hasil kajian soal pentingnya lautan bagi bumi. Karena posisi penting itu, semua pelaku bisnisdanlembagakeuangandiimbau untuk mengambil Langkah nyata sebagai bentuk kepedulian terhadapkelestarianlaut.
Kajian ini dibuat karena Citi melihat minimnya perhatiandaninvestasiuntuk kelestarianlaut. CitiGPStelah mengidentifikasipenyebabutamapenurunankesehatanlaut,yang dikelompokkan menjadi tigaarea penyebab utama yakni eksploitasi berlebihandanperubahanpemandanganlaut,perubahaniklim, sertapolusi.
“Kitatelahmenyebabkankerusakan padaekosistem yang mendukung 25%dari semuakehidupan laut. Populasilaut menurun hampir50%antaratahun1970dan2012. Sebanyak 50%karangduniatelah hilang, danseiring suhu duniayangnaik2°C,hampir100%terumbukarangakanhilang.Akibatnya,kitabisa kehilanganseperempatdarisemuakehidupandilaut,” ujar JasonChannell melalui rilis yang diterima investortrust.id.
Lautansebagaiekosistemterbesardiduniamenutupilebihdari70%permukaanbumi. Laut juga menjadi rumahbagi80% darikehidupandanmenghasilkan50% oksigenbumi.Meski begitu strategisnya peran laut bagi bumi, banyak yang tidak menyadari peran penting ini. Padahal laut berperan menyerap 30% CO2 yangdihasilkanmanusiadanmenangkap90%panasyangdihasilkandariemisitersebut.
Studi menunjukkan, bahwatanggungjawabmanusiaterhadaplautanmasihminim.Terbukti, sekitarduapertiga atau 61%lautanberadadiluarwilayahyurisdiksinasional. Hal ini menunjukkan, tanggung jawab pengawasan menjaditidak optimal.
Sejauh ini laut disadari sabagai bagian penting dari tujuanpembangunanberkelanjutanPBB (SDG14), namun tidak terefleksi dari sisi dukungan pendanaan. Terbukti, konservasi laut mendapat porsi pendaaan palingsedikit dariSDG lain. Kesenjanganpendanaanditaksirsekitar US$ 149miliarpertahundisbanding perkiraan pengeluaran tahunansekitar 175miliarUSD.
Walau ada ketimpangan, JasonChannell menyatakan, dunia harus tetap optimistis bahwa kesadaran akan peran penting laut akan terus meningkat. “Kita harus optimis bahwa perhatian dan kepedulian akan krisis laut terus meningkat,” harap Jason.
Lembaga riset kelautan, MontrealGlobalBiodiversity menargetkanperlindunganterhadap kelestarian laut akan meningkat hingga 30%padatahun2030. Untuk mendukung itu sudah ada kesepatan berkaitan dengan perjanjianinternasional tentangperlindunganlautlepas,perjanjianmencegah polusiplastik,serta pembentukan satuantugasketerbukaan keuanganterkaitalam.
Untuk mendukung penanaa, bentukpembiayaanbarusepertidebt-for-nature-swapsdanobligasibirumenjadi alternatif memobilisasimodal.Pemanfaatn teknologibaruinilai penting untuk memberikankesempatanmemahamilautdengancarabaru sebagai potensi yang menawarkanpeluang ekonomiyang besar.

