Indonesia Butuh US$ 97,3 Miliar untuk Capai Target Net Zero Emission, Ini Gambaran Implementasinya
JAKARTA, investortrust.id – Indonesia butuh dukungan dana sekitar US$ 97,3 miliar untuk mengimplementasikan peta jalan Just Energy Transitions Partnership (JETP). Dana sebesar itu akan dimanfaatkan untuk mendukung pencapaian target net zero emission.
Kebutuhan dana sebesar itu diungkapkan Ketua Sekretariat JETP, Edo Mahendradalam acara peluncuran Comprehensive Investment and Policy Plan (CIPP) Pelaksanaan Transisi Energi Berkeadilan atau JETP, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (21/11).
“Untuk mewujudkan peta jalan tersebut, kami memperkirakan bahwa jumlah dana yang dibutuhkan setidaknya mencapai US$ 97,3 miliar, yang mana itu adalah hampir 5 kali lipat dari jumlah pendanaan yang masuk dalam pledge di JETP,” ujar Edo Mahendra.
Sesuai peta jalan yang tertuang dalam CIPP,upaya mencapai target net zero emissionsampai dengan tahun 2030 sebesar 250 juta ton. Salah satu upaya penurunan seperti emisi gas rumah kaca bagi sistem ketenagalistrikan.
Baca Juga
Butuh Dana Rp 4.000 Triliun untuk Capai Target Penurunan Emisi
Target tersebut sudah termasuk bauran energi terbarukan sebesar 44%. Selain, JETP juga merancang projectory menuju net zero emission pada tahun 2050 bagi sektor ketenagalistrikan secara kondisional.
Edo berharap dukungan dan pendanaan JETP dapat disalurkan untuk proyek dan kegiatan yang bisa menjadi pondasi investasi bagi transisi energi Indonesia dengan skala besar.
“Dengan demikian, besar harapan kita semua bahwa dukungan teknis dan pendanaan JETP tentunya dapat disalurkan untuk proyek dan kegiatan yang dapat mengkatalisasi menjadi pondasi investasi bagi transisi energi Indonesia pada skala yang jauh lebih besar,” ujar Edo Mahendra.
Baca Juga
Indah Kiat (INKP) Naikkan Nilai Emisi Obligasi, Kupon Tertinggi Capai 10,75%
JETP disepakati pada November 2023 di sela KTT G20. Kesepakatan ini mendandai dimulainya kolaborasi transisi energi yang bertujuan untuk merumuskan peta jalan dekarbonisasi ketenagalistrikan Indonesia dengan pemanfaatan energi baru yang signifikan.
CIPP diharapkan dapat berkontribusi positif pada perekonomian Indonesia. Bentuk kontribusinya seperti menjaga keterjangkauan energi, menjamin keamanan dan stabilitas energi, memastikan transisi berkeadilan, dan memastikan keberlanjutan energi. (CR-4)
Baca Juga
PLTS Terapung Cirata Bisa Kurangi 214 Ribu Ton Emisi Karbon per Tahun

