Perkuat 'Demand - Supply', SKK Migas Gelar Puncak Forum Kapasitas Nasional
JAKARTA, Investortrust.id – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) akan mengadakan puncak dari Forum Kapasitas Nasional ini di Jakarta, pada 23-24 November 2023.
Kegiatan ini merupakan salah satu Upaya SKK Migas untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha, pabrikan, vendor, serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai hulu migas. Salah satu Upaya tersebut juga dapat dilihat dari capaian TKDN sebesar 61,18% selama periode Januari Hingga Oktober 2023.
“Kami berupaya memperkuat demand dan supply di berbagai tingkatan, baik itu dalam skala daerah, nasional, maupun internasional. Langkah ini menjadi fondasi dalam pembinaan perusahaan atau pabrikan dalam negeri dan UMKM, yang mencakup penguatan strategi bisnis dan pengembangan keterampilan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Wakil Kepala SKK Migas, Nanang Abdul Manaf, di Press Conference Forum Kapasitas Nasional 2023, Jakarta, Rabu (15/11).
Baca Juga
Genjot Transformasi Digital, SKK Migas Luncurkan 4 Fitur Baru IOC
Acara Forum Kapnas ini sebelumnya telah digelar di 5 area kerja SKK Migas, yaitu Jawa, Bali, Madura dan Nusa Tenggara (Jabanusa); Papua dan Maluku (Pamalu); Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul), Sumatera Bagian Utara (Sumbagut); dan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Di sejumlah kota tersebut, Nanang menjelaskan beberapa Perusahaan dalam negeri telah berhasilanmengekspansi pasar hingga ke skala internasional, seperti PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk, yang telah mendapatkan kontrak produksi kapal dari perusahaan pelayaran di Malaysia.
“Kesuksesan ini menandai langkah ekspansi bisnis mereka di luar negeri, sekaligus menunjukkan kepercayaan terhadap kemampuan produksi kapal Indonesia,” tuturnya.
Baca Juga
Tiga perusahaan domestik lainnya yang berhasil melakukan ekspansi yakni PT Citra Tubindo yang berhasil menembus pasar OCTG (Oil Country Tubular Goods) di Timur Tengah, PT Teknologi Rekaya Katup, sebagai pabrikan katup/valve yang berhasil menembus pasar Singapura, Malaysia, dan Timur Tengah, serta PT Luas Biru yang mampu menciptakan chemical pendukung program CCS/CCUS.(CR-4)

